SOCIAL MEDIA


Satu hal yang menarik dari luka adalah, kamu bisa menikmati fase sembuhnya. Mari mengenang, tapi jangan lupa jalan pulang. Sebab, setelah tualang panjang ke masa lalu, kamu harus menjadi lebih baik. Dan mulailah menata rindu yang baru. Katakan kepada masa lalu "kita adalah cerita yang telah usai" - Boy Candra.

Mari Mengenang

Sunday, February 28, 2016


Satu hal yang menarik dari luka adalah, kamu bisa menikmati fase sembuhnya. Mari mengenang, tapi jangan lupa jalan pulang. Sebab, setelah tualang panjang ke masa lalu, kamu harus menjadi lebih baik. Dan mulailah menata rindu yang baru. Katakan kepada masa lalu "kita adalah cerita yang telah usai" - Boy Candra.
Hay bloggers, happy long weekend. Today for me very looonnggg weekend too. Iya long banget, saking longnya hari ini terasa sangat lama berlalu. Hari ini aku di rumah aja, papa pulang kampung, mama pergi arisan keluarga, cece pergi kondangan, aku cuma berdua sama abang di rumah. Dan si abang sibuk sama kegiatannya. Me? No one friends take me out from home :( jadinya aku tetap di rumah sambil nunggu costumers ambi cupcakesnya (sedih banget? Yasud lah, I’m okay). Tapi hujan cukup awet hari ini dan customers pun agak telat menjemput. Untuk membunuh kesepian ini (cielah kesepian), aku nonton reality show korea Running Man biar bisa menghibur hati haha. Karena RM emang lucu parah menurutku. Jadinya aku ngakak sendiri kayak orang gila di rumah haha. 

Sampai waktu menunjukkan pukul 18.15 WIB aku selesai nonton  (Seharian cuma nonton? Iyaa hiks). Aku cek timeline Instagram ku, cek explore, cek activity following. Setelah puas stalking, waktu menunjukkan lebih kurang pukul 18.25 WIB, eh ada notification yang masuk ke aku. Daaannnnnn ternyata Gogirlmagz yang mention ke accountku. Fotoku waktu ke Pasumpahan Island di regram. Iya di regram yeeyyyy hihihi. Nggak nyangka banget bakal di regram sama Gogirl! karena aku nggak berharap lebih waktu ngeposting 1 minggu lalu. Sebelumnya pernah coba #ggrep beberapa foto juga tapi nggak pernah di regram, but now? Yeeeeyyyyyyyyy fotoku di possstiiinnnggggggg :D I’m so so so so happy tonight. Saking senangnya sampe jungkir balik (engga deng, lebay haha). Kesepian hari ini langsung terlupakan sudah. Yeeaayyyyyy. I can’t explain the feeling (padahal cuma di regram doang?). Tapi untukku ini sesuatu banget. Karena aku suka banget sama Gogirlmagz. Yeeaaayyyy thank you so much Gogirl! :* success and keep inspiring ;)

My Photo in Gogirlmagz Album

Monday, February 8, 2016

Hay bloggers, happy long weekend. Today for me very looonnggg weekend too. Iya long banget, saking longnya hari ini terasa sangat lama berlalu. Hari ini aku di rumah aja, papa pulang kampung, mama pergi arisan keluarga, cece pergi kondangan, aku cuma berdua sama abang di rumah. Dan si abang sibuk sama kegiatannya. Me? No one friends take me out from home :( jadinya aku tetap di rumah sambil nunggu costumers ambi cupcakesnya (sedih banget? Yasud lah, I’m okay). Tapi hujan cukup awet hari ini dan customers pun agak telat menjemput. Untuk membunuh kesepian ini (cielah kesepian), aku nonton reality show korea Running Man biar bisa menghibur hati haha. Karena RM emang lucu parah menurutku. Jadinya aku ngakak sendiri kayak orang gila di rumah haha. 

Sampai waktu menunjukkan pukul 18.15 WIB aku selesai nonton  (Seharian cuma nonton? Iyaa hiks). Aku cek timeline Instagram ku, cek explore, cek activity following. Setelah puas stalking, waktu menunjukkan lebih kurang pukul 18.25 WIB, eh ada notification yang masuk ke aku. Daaannnnnn ternyata Gogirlmagz yang mention ke accountku. Fotoku waktu ke Pasumpahan Island di regram. Iya di regram yeeyyyy hihihi. Nggak nyangka banget bakal di regram sama Gogirl! karena aku nggak berharap lebih waktu ngeposting 1 minggu lalu. Sebelumnya pernah coba #ggrep beberapa foto juga tapi nggak pernah di regram, but now? Yeeeeyyyyyyyyy fotoku di possstiiinnnggggggg :D I’m so so so so happy tonight. Saking senangnya sampe jungkir balik (engga deng, lebay haha). Kesepian hari ini langsung terlupakan sudah. Yeeaayyyyyy. I can’t explain the feeling (padahal cuma di regram doang?). Tapi untukku ini sesuatu banget. Karena aku suka banget sama Gogirlmagz. Yeeaaayyyy thank you so much Gogirl! :* success and keep inspiring ;)

Rabu, 20 Januari 2016 aku dan sahabat (Kawek, Andi, Anas, Nuzul) berangkat ke Pulau Pasumpahan dengan senang hati. Awalnya aku sempat ragu untuk ke pulau hari itu, karena cuaca di hari Selasanya cukup ekstrim, hujan deras dari pagi sampai malam. Alhasil aku nggak ada persiapan dari malam harinya. Ketika rabu pagi ku tanya Andi, dia bilang jadi. Yowess cuusssss. Jadi menurutku, trip kali ini termasuk dadakan. Kami berlima belum ada satupun yang pernah ke pulau, juga nggak tau dimana Sungai Pisang (nama tempat naik boat menuju Pulau). Yang kami tau hanyalah sungai pisang itu lewat dari Pantai Caroline. Setelah bertanya tanya dengan warga sekitar, kami menemukan jalan ke sungai pisang. Awalnya jalannya mulus, aspal gitu. Dan tetibaaaa jalannya parah banget, bebatuan, mendaki, menurun (aku yang nebeng aja pegel, apalagi yang bawa motor). 



Tapi pegelnya terbayar sudah ketika sampai di Pulau Pasumpahan. Waaaaa indah sekali surga dunianya Allah ini. Pulau pasumpahan salah satu objek wisata yang sangat recommended menurut ku. Pasirnya putih, air lautnya bergradasi menunjukkan seberapa dalam air laut tersebut, dan juga airnya tenang. Disana juga ada pondok tempat kita beristirahat dan meletakkan barang bawaan dengan biaya per pondok Rp 50.000,-. Juga ada toilet khusus pria wanitanya, ada tong sampah di setiap pondok, juga ada hammock (tempat tidur gantung), ayunan kayu di pinggiran pantai, kita juga bisa ngecamp disana, dan ada fasilitas menyewakan alat snorkling dan pelampung (untuk alat snorkling biayanya Rp 25.000,- / kacamata snorkling).


Sebenarnya ini planning kami yang tertunda sejak 2015 lalu, alhamdulillah bisa terwujud di Januari 2016. Tentu saja tujuan kami bukan hanya sekedar main air laut, kami memang berniat untuk snorkling dan berenang di laut. Apalagi aku, olahraga satu satunya yang aku gemari renang, lihat air rasanya mau nyebur aja (tapi geng yang pergi kali ini emang suka berenang semua wkwk), jadi semuanya nyebur deh haha.

Kami pergi ke bagian kanan pulau karena disana agak sepi jadi bisalah foto ala-ala pulau pribadi haha. Bagian kanan pulau ini ombaknya cukup besar dan banyak karang. Kami berenang menikmati air laut yang asin bangetttt, juga snorkling melihat karang beserta ikan yang bersembunyi di baliknya (cuma disini nggak ada foto snorklingnya, khilaf kali yaa). Setelah puas disana, kami balik lagi bermain di dekat ayunan, berenang, menyelam, mengapung, tidur-tidur manja di pasirnya (cinca deh pasir putihnya empuk bangetttt, aku aja sampe nggak mau bangkit).



Yang paling aku suka adalah mengapung (ala-ala gaya punggung gitu), menenangkan pikiran sembari memejamkan mata, beratapkan langit biru yang ditutupi awan putih dan matahari yang menyilaukan. Aaaaakkkkk rasanya nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata, rileks banget pokoknya. Bahagia rasanya bisa menikmati indahnya ciptaan Allah. Nikmat Allah yang mana yang bisa kamu dustakan ci?
Nggak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 15.00 WIB, kami harus segera membersihkan badan karena janji dengan abang boat baliknya jam 15.30 WIB. Sebenarnya aku belum puas :( masih mau menikmati air asin ituuu (walaupun kulit udah hitam parah -_- haha), semoga next time bisa balik lagi menikmati surga dunia Allah ini. Aamiin 

Pasumpahan Island, West Sumatra

Saturday, January 23, 2016

Rabu, 20 Januari 2016 aku dan sahabat (Kawek, Andi, Anas, Nuzul) berangkat ke Pulau Pasumpahan dengan senang hati. Awalnya aku sempat ragu untuk ke pulau hari itu, karena cuaca di hari Selasanya cukup ekstrim, hujan deras dari pagi sampai malam. Alhasil aku nggak ada persiapan dari malam harinya. Ketika rabu pagi ku tanya Andi, dia bilang jadi. Yowess cuusssss. Jadi menurutku, trip kali ini termasuk dadakan. Kami berlima belum ada satupun yang pernah ke pulau, juga nggak tau dimana Sungai Pisang (nama tempat naik boat menuju Pulau). Yang kami tau hanyalah sungai pisang itu lewat dari Pantai Caroline. Setelah bertanya tanya dengan warga sekitar, kami menemukan jalan ke sungai pisang. Awalnya jalannya mulus, aspal gitu. Dan tetibaaaa jalannya parah banget, bebatuan, mendaki, menurun (aku yang nebeng aja pegel, apalagi yang bawa motor). 



Tapi pegelnya terbayar sudah ketika sampai di Pulau Pasumpahan. Waaaaa indah sekali surga dunianya Allah ini. Pulau pasumpahan salah satu objek wisata yang sangat recommended menurut ku. Pasirnya putih, air lautnya bergradasi menunjukkan seberapa dalam air laut tersebut, dan juga airnya tenang. Disana juga ada pondok tempat kita beristirahat dan meletakkan barang bawaan dengan biaya per pondok Rp 50.000,-. Juga ada toilet khusus pria wanitanya, ada tong sampah di setiap pondok, juga ada hammock (tempat tidur gantung), ayunan kayu di pinggiran pantai, kita juga bisa ngecamp disana, dan ada fasilitas menyewakan alat snorkling dan pelampung (untuk alat snorkling biayanya Rp 25.000,- / kacamata snorkling).


Sebenarnya ini planning kami yang tertunda sejak 2015 lalu, alhamdulillah bisa terwujud di Januari 2016. Tentu saja tujuan kami bukan hanya sekedar main air laut, kami memang berniat untuk snorkling dan berenang di laut. Apalagi aku, olahraga satu satunya yang aku gemari renang, lihat air rasanya mau nyebur aja (tapi geng yang pergi kali ini emang suka berenang semua wkwk), jadi semuanya nyebur deh haha.

Kami pergi ke bagian kanan pulau karena disana agak sepi jadi bisalah foto ala-ala pulau pribadi haha. Bagian kanan pulau ini ombaknya cukup besar dan banyak karang. Kami berenang menikmati air laut yang asin bangetttt, juga snorkling melihat karang beserta ikan yang bersembunyi di baliknya (cuma disini nggak ada foto snorklingnya, khilaf kali yaa). Setelah puas disana, kami balik lagi bermain di dekat ayunan, berenang, menyelam, mengapung, tidur-tidur manja di pasirnya (cinca deh pasir putihnya empuk bangetttt, aku aja sampe nggak mau bangkit).



Yang paling aku suka adalah mengapung (ala-ala gaya punggung gitu), menenangkan pikiran sembari memejamkan mata, beratapkan langit biru yang ditutupi awan putih dan matahari yang menyilaukan. Aaaaakkkkk rasanya nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata, rileks banget pokoknya. Bahagia rasanya bisa menikmati indahnya ciptaan Allah. Nikmat Allah yang mana yang bisa kamu dustakan ci?
Nggak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 15.00 WIB, kami harus segera membersihkan badan karena janji dengan abang boat baliknya jam 15.30 WIB. Sebenarnya aku belum puas :( masih mau menikmati air asin ituuu (walaupun kulit udah hitam parah -_- haha), semoga next time bisa balik lagi menikmati surga dunia Allah ini. Aamiin 
Minggu 25 Oktober, aku diajakin kawan kawan (Memeh, Aimin, Wul) ke Ngungun Saok. Awalnya ragu untuk pergi, karena mereka bawa pacar masing - masing, sementara aku? (eh kok curhat -.-). Tapi ya sudahlah akhirnya aku ikut juga di boncengin Anas (teman sekampus). Janjian pukul 9 pagi di Pasar Baru dan berangkat pukul 10 menuju Ngungun Saok. Awalnya perjalanan lancar - lancar saja, karena masih melewati jalan aspal. Setelah sampai ke jalan yang lebih ujung, jalannya berubah menjadi lebih ekstrim karena jalan bebatuan serta mendaki dan menurun. Pukul 11.30 an kami sampai di tempat, motor diparkir. Tapi rute belum selesai. Kami harus menuruni bukit, seperti jalan setapak dari tanah yang agak licin. 


Setelah sampai di bawah, kami duduk sebentar, foto - foto lalu makan siang. Karena tidak memungkinkan langsung mandi karena waktu menunjukkan pukul 12 kurang. Setelah selesai kami ingin menikmati air mancur Ngungun Saok. Rute kesana cukup ekstrim, ada 2 pilihan jalur, pertama mendaki tebing (yang menurut ku sangat ekstrim), yang kedua melewati sungai (namun ada bagian sungai yang sangat dalam dan tidak mungkin kami semua berenang karena cewek yang bisa berenang cuma aku). Akhirnya Doka (pacar memeh) mencari ban (kalau orang minang biasa sebut "benen"). Lalu 2 orang cewek di antar kesana dengan bergantian oleh Doka. Sementara cowok yang lain melewati tebing karena tas yang kami bawa cukup banyak dan isinya penuh. 


Setelah selesai main air, foto - foto, dan kedinginan, kami balik pukul 15.00. Dan yaaa, kami harus melewati jalur yang cukup ekstrim itu (lagi). Tips dari aku kalau ingin pergi ke Ngungun Saok jangan pergi di hari libur karena ramai banget jadi susah untuk dapat foto yang keren :(, nggak usah bawa barang yang banyak (kalau bisa bawa badan aja), pergi bersama orang yang sudah biasa berpetualang biar lebih aman. Sekian dari aku bloggers semoga bermanfaat ;)

Trip to Ngungun Saok, Lubuk Minturun

Tuesday, October 27, 2015

Minggu 25 Oktober, aku diajakin kawan kawan (Memeh, Aimin, Wul) ke Ngungun Saok. Awalnya ragu untuk pergi, karena mereka bawa pacar masing - masing, sementara aku? (eh kok curhat -.-). Tapi ya sudahlah akhirnya aku ikut juga di boncengin Anas (teman sekampus). Janjian pukul 9 pagi di Pasar Baru dan berangkat pukul 10 menuju Ngungun Saok. Awalnya perjalanan lancar - lancar saja, karena masih melewati jalan aspal. Setelah sampai ke jalan yang lebih ujung, jalannya berubah menjadi lebih ekstrim karena jalan bebatuan serta mendaki dan menurun. Pukul 11.30 an kami sampai di tempat, motor diparkir. Tapi rute belum selesai. Kami harus menuruni bukit, seperti jalan setapak dari tanah yang agak licin. 


Setelah sampai di bawah, kami duduk sebentar, foto - foto lalu makan siang. Karena tidak memungkinkan langsung mandi karena waktu menunjukkan pukul 12 kurang. Setelah selesai kami ingin menikmati air mancur Ngungun Saok. Rute kesana cukup ekstrim, ada 2 pilihan jalur, pertama mendaki tebing (yang menurut ku sangat ekstrim), yang kedua melewati sungai (namun ada bagian sungai yang sangat dalam dan tidak mungkin kami semua berenang karena cewek yang bisa berenang cuma aku). Akhirnya Doka (pacar memeh) mencari ban (kalau orang minang biasa sebut "benen"). Lalu 2 orang cewek di antar kesana dengan bergantian oleh Doka. Sementara cowok yang lain melewati tebing karena tas yang kami bawa cukup banyak dan isinya penuh. 


Setelah selesai main air, foto - foto, dan kedinginan, kami balik pukul 15.00. Dan yaaa, kami harus melewati jalur yang cukup ekstrim itu (lagi). Tips dari aku kalau ingin pergi ke Ngungun Saok jangan pergi di hari libur karena ramai banget jadi susah untuk dapat foto yang keren :(, nggak usah bawa barang yang banyak (kalau bisa bawa badan aja), pergi bersama orang yang sudah biasa berpetualang biar lebih aman. Sekian dari aku bloggers semoga bermanfaat ;)
Hello blog, I miss you. Udah lama nggak nulis nih, sebelumnya cuma posting photo outfit ala - ala fashion blogger gitu deh hihi. Malam ini mau posting tentang online shop ku nih. Ini postingan kedua ku tentang tasteoncup, sebelumnya First Anniversary Tasteoncup. Sesuai judulnya aku akan membahas kenapa tasteoncup menjadi my part time, more time, and full time. Inspirasi judul aku dapat dari beberapa instagramer yang menggunakan kata - kata tersebut di bio nya. Saat membaca kata - kata ini, aku jadi berfikir apa ya yang menjadi my part time, more time, and full time? Setelah beberapa menit berfikir, aku menyadari bahwa yang menjadi part time, more time, full time ku ya online shop ku ini hihi.

 capture from @tasteoncup
Awalnya aku hanya ingin menjadikan tasteoncup ini sebagai part time ku. Karena aku belum wisuda dan sekarang lagi berjuang untuk skripsi. Berhubung kuliah udah nggak ada lagi. Yaa bisalah menghasilkan uang dulu disela - sela pembuatan skripsi, begitu fikirku.

Eh ternyata eh ternyata, cupcakes tasteoncup cukup digemari teman - teman di Padang. Terbukti followersnya sekarang udah 1340, alhamdulillah :) For some of you, it's just a number. But for me, it's a purest support from customer. Lalu kenapa juga bisa menjadi more time ku? Namanya juga bisnis guys, so ada kalanya orderan sepi, lumayan, dan ramai sampai - sampai aku harus begadang untuk membuatnya. Maklum masih home industry, jadi ya 98 % prosesnya aku yang ngerjain. Alhasil aku harus melebihkan waktuku untuk ini. Mulai dari operator, membuat cupcakes dan stickernya, bahkan deliverynya juga aku huhu. Kedengarannya terlalu rakus ya :( Yaa namanya juga masih online jadi aku fikir belum butuh karyawan, karena mama, papa, uda, dan cece masih bisa membantu kalau memang orderan lagi ramai banget.

My full time is still tasteoncup hehe. Why? Karena sistem penjualan yang online inilah aku menyebutnya sebagai my full time. Ini akan menjadi full time dikala orderan lagi ramai. Setiap beberapa jam ada saja customer yang menghubungi ku via BBM atau Line untuk order cupcakes dimana saja aku berada. Di rumah aku harus membuat cupcakesnya, trus buat stickernya, dan kalau misalkan ada yang minta delivery, paginya aku harus antar dulu cupcakes itu ke alamat. Jadinya yaa dua harian itu full aku menghabiskan waktu untuk tasteoncup.


If you can't stop thinking of it, don't stop working on it.
- unknown -

Trus buat skripsinya kapan? Malam setelah aku menyelesaikan semua pesanan customer hehe. Karena aku tidak bisa berhenti memikirkan tasteoncup, jadi aku harus segera menyelesaikan pesanan customer dulu agar tidak menjadi beban fikiran saat membuat skripsi. Beginilah aku menghabiskan waktuku :) Good night...

My Part Time, More Time, Full Time

Friday, May 22, 2015

Hello blog, I miss you. Udah lama nggak nulis nih, sebelumnya cuma posting photo outfit ala - ala fashion blogger gitu deh hihi. Malam ini mau posting tentang online shop ku nih. Ini postingan kedua ku tentang tasteoncup, sebelumnya First Anniversary Tasteoncup. Sesuai judulnya aku akan membahas kenapa tasteoncup menjadi my part time, more time, and full time. Inspirasi judul aku dapat dari beberapa instagramer yang menggunakan kata - kata tersebut di bio nya. Saat membaca kata - kata ini, aku jadi berfikir apa ya yang menjadi my part time, more time, and full time? Setelah beberapa menit berfikir, aku menyadari bahwa yang menjadi part time, more time, full time ku ya online shop ku ini hihi.

 capture from @tasteoncup
Awalnya aku hanya ingin menjadikan tasteoncup ini sebagai part time ku. Karena aku belum wisuda dan sekarang lagi berjuang untuk skripsi. Berhubung kuliah udah nggak ada lagi. Yaa bisalah menghasilkan uang dulu disela - sela pembuatan skripsi, begitu fikirku.

Eh ternyata eh ternyata, cupcakes tasteoncup cukup digemari teman - teman di Padang. Terbukti followersnya sekarang udah 1340, alhamdulillah :) For some of you, it's just a number. But for me, it's a purest support from customer. Lalu kenapa juga bisa menjadi more time ku? Namanya juga bisnis guys, so ada kalanya orderan sepi, lumayan, dan ramai sampai - sampai aku harus begadang untuk membuatnya. Maklum masih home industry, jadi ya 98 % prosesnya aku yang ngerjain. Alhasil aku harus melebihkan waktuku untuk ini. Mulai dari operator, membuat cupcakes dan stickernya, bahkan deliverynya juga aku huhu. Kedengarannya terlalu rakus ya :( Yaa namanya juga masih online jadi aku fikir belum butuh karyawan, karena mama, papa, uda, dan cece masih bisa membantu kalau memang orderan lagi ramai banget.

My full time is still tasteoncup hehe. Why? Karena sistem penjualan yang online inilah aku menyebutnya sebagai my full time. Ini akan menjadi full time dikala orderan lagi ramai. Setiap beberapa jam ada saja customer yang menghubungi ku via BBM atau Line untuk order cupcakes dimana saja aku berada. Di rumah aku harus membuat cupcakesnya, trus buat stickernya, dan kalau misalkan ada yang minta delivery, paginya aku harus antar dulu cupcakes itu ke alamat. Jadinya yaa dua harian itu full aku menghabiskan waktu untuk tasteoncup.


If you can't stop thinking of it, don't stop working on it.
- unknown -

Trus buat skripsinya kapan? Malam setelah aku menyelesaikan semua pesanan customer hehe. Karena aku tidak bisa berhenti memikirkan tasteoncup, jadi aku harus segera menyelesaikan pesanan customer dulu agar tidak menjadi beban fikiran saat membuat skripsi. Beginilah aku menghabiskan waktuku :) Good night...
Dari dulu aku sudah menggunakan kata - kata nothing is impossible ini untuk memotivasi diri sendiri. Karena jika kita yakin dengan mimpi kita, berusaha dan berdoa maka semua akan possible! Lagi baca - baca majalah Gogirl! lama edisi 91/Agustus 2012 ternyata ada wacana tentang ini. Dengan quote "Impossible things are simply those which so far have never been done". Aku review lagi biar melekat dihati hihi

Pengen jadi pengusaha kayaknya nggak mungkin deh, modalnya banyak, masih kuliah juga ga bisa handle dua - duanya. Pemikiran itu mungkin saja realistis, tetapi itu hanya karena keadaan yang dibentuk oleh pola pikir impossible itu sendiri. So, change your determination, and nothing is impossible!
Realistic Mind 
Seiring bertambahnya umur, pikiran kita jadi semakin realistis. Realistis itu dibentuk dari faktor lingkungan (keluarga dan teman), nilai - nilai sosial, cara kita menilai diri sendiri, dan pengalaman. Waktu kecil ingin jadi pengusaha, sudah kuliah dihadapkan dengan fakta - fakta bahwa usaha butuh modal, kerja keras, dan beresiko bangkrut. Waahh... nggak jadi deh kalau gitu. Nah, kalau belum apa - apa sudah ngebatasin diri with so many limits, we'll believe that things are really impossible. Kita juga akan mengeluarkan banyak excuse, hanya demi untuk tidak memulai sesuatu. Like, I'm too busy, It's too hard, I've failed before, etc. Padahal, we just have to start it and want it bad enough to actually achieve it.
Take Action
Jangan mengsalah-artikan susah dengan tidak mungkin. Segala sesuatu yang keren itu patut untuk diperjuangkan, jadi apalah artinya susah? Toh hanya sementara saja. Satu lagi yang nggak kalah penting, don't be afraid to think big dan jangan dengarkan kata orang lain yang bilang "nggak mungkin" ke kita. They have set their limit, not ours. Sekarang bayangkan kamu bisa menjadi dan meraih apa saja yang kamu inginkan. The possibility is there, you just have to try and work on it. Dengan konsistensi, serius so nggak ada yang nggak mungkin. 
Beat The Impossible
Audrey Hepburn pernah bilang nothing is impossible, the word itself says "I'm possible!". Kalau mottonya Agnes Monica "thing BIG and act BIG. DREAM. BELIEVE. AND MAKE IT HAPPEN" mampu membawa dia mewujudkan impiannya untuk go international, walaupun sempat dihujat banyak orang karena dianggap tidak realistis. Maka jadikan juga tiga kata ini mantra untuk memotivasi kita. Jangan takut bermimpi. Jangan batasin imajinasi kita. Everything starts from a dream.  

Nothing Is Impossible

Thursday, April 16, 2015

Dari dulu aku sudah menggunakan kata - kata nothing is impossible ini untuk memotivasi diri sendiri. Karena jika kita yakin dengan mimpi kita, berusaha dan berdoa maka semua akan possible! Lagi baca - baca majalah Gogirl! lama edisi 91/Agustus 2012 ternyata ada wacana tentang ini. Dengan quote "Impossible things are simply those which so far have never been done". Aku review lagi biar melekat dihati hihi

Pengen jadi pengusaha kayaknya nggak mungkin deh, modalnya banyak, masih kuliah juga ga bisa handle dua - duanya. Pemikiran itu mungkin saja realistis, tetapi itu hanya karena keadaan yang dibentuk oleh pola pikir impossible itu sendiri. So, change your determination, and nothing is impossible!
Realistic Mind 
Seiring bertambahnya umur, pikiran kita jadi semakin realistis. Realistis itu dibentuk dari faktor lingkungan (keluarga dan teman), nilai - nilai sosial, cara kita menilai diri sendiri, dan pengalaman. Waktu kecil ingin jadi pengusaha, sudah kuliah dihadapkan dengan fakta - fakta bahwa usaha butuh modal, kerja keras, dan beresiko bangkrut. Waahh... nggak jadi deh kalau gitu. Nah, kalau belum apa - apa sudah ngebatasin diri with so many limits, we'll believe that things are really impossible. Kita juga akan mengeluarkan banyak excuse, hanya demi untuk tidak memulai sesuatu. Like, I'm too busy, It's too hard, I've failed before, etc. Padahal, we just have to start it and want it bad enough to actually achieve it.
Take Action
Jangan mengsalah-artikan susah dengan tidak mungkin. Segala sesuatu yang keren itu patut untuk diperjuangkan, jadi apalah artinya susah? Toh hanya sementara saja. Satu lagi yang nggak kalah penting, don't be afraid to think big dan jangan dengarkan kata orang lain yang bilang "nggak mungkin" ke kita. They have set their limit, not ours. Sekarang bayangkan kamu bisa menjadi dan meraih apa saja yang kamu inginkan. The possibility is there, you just have to try and work on it. Dengan konsistensi, serius so nggak ada yang nggak mungkin. 
Beat The Impossible
Audrey Hepburn pernah bilang nothing is impossible, the word itself says "I'm possible!". Kalau mottonya Agnes Monica "thing BIG and act BIG. DREAM. BELIEVE. AND MAKE IT HAPPEN" mampu membawa dia mewujudkan impiannya untuk go international, walaupun sempat dihujat banyak orang karena dianggap tidak realistis. Maka jadikan juga tiga kata ini mantra untuk memotivasi kita. Jangan takut bermimpi. Jangan batasin imajinasi kita. Everything starts from a dream.  
Buku #88lovelife by Diana Rikasari dan illustrator Dinda Puspitasari ini salah satu buku yang menginspirasiku. Buku ini membahas about 88 thoughts on love and life dengan cover shocking pink dan gold pada tulisan judulnya. Aku rasa teman - teman tahu dengan buku satu ini. Karena sudah banyak upload-an foto buku ini di instagram. Semua tulisan disini menggunakan bahasa inggris. Lucunya ada banyak gambar dan warna warni. Sebenarnya I'm not really good in english, kenapa aku tetap beli? Pertama karena aku memang suka membaca quote, menurut ku quote itu seperti obat, yang saat aku membacanya aku bisa kembali sehat. Untuk bahasa, aku harap punya novel ini bisa memantapkan bahasa inggris ku hihi
Selain itu, aku juga suka dengan gambar yang lucu - lucu, berhubung aku ga bisa gambar, aku sangat senang menikmati gambar karya orang lain. Menurut ku that's so wonderful punya bakat menggambar, melukis, design, etc. So, tanpa fikir panjang aku membeli buku ini.

Photos from my Instagram



Aku juga memimpikan menulis buku tentang "tasteoncup" dengan ilustrasi yang keren. Semoga terwujud ya Allah. Aamiin yaa rabbal alamin


 

#88LOVELIFE

Thursday, April 9, 2015

Buku #88lovelife by Diana Rikasari dan illustrator Dinda Puspitasari ini salah satu buku yang menginspirasiku. Buku ini membahas about 88 thoughts on love and life dengan cover shocking pink dan gold pada tulisan judulnya. Aku rasa teman - teman tahu dengan buku satu ini. Karena sudah banyak upload-an foto buku ini di instagram. Semua tulisan disini menggunakan bahasa inggris. Lucunya ada banyak gambar dan warna warni. Sebenarnya I'm not really good in english, kenapa aku tetap beli? Pertama karena aku memang suka membaca quote, menurut ku quote itu seperti obat, yang saat aku membacanya aku bisa kembali sehat. Untuk bahasa, aku harap punya novel ini bisa memantapkan bahasa inggris ku hihi
Selain itu, aku juga suka dengan gambar yang lucu - lucu, berhubung aku ga bisa gambar, aku sangat senang menikmati gambar karya orang lain. Menurut ku that's so wonderful punya bakat menggambar, melukis, design, etc. So, tanpa fikir panjang aku membeli buku ini.

Photos from my Instagram



Aku juga memimpikan menulis buku tentang "tasteoncup" dengan ilustrasi yang keren. Semoga terwujud ya Allah. Aamiin yaa rabbal alamin


 
Hello guys :) quote malam ini.....
ketika hatimu sedang terluka sangat dalam, 
maka saat itu kamu sedang belajar tentang memaafkan
- Dahlan Iskan -


Tonight Quote

Saturday, March 28, 2015

Hello guys :) quote malam ini.....
ketika hatimu sedang terluka sangat dalam, 
maka saat itu kamu sedang belajar tentang memaafkan
- Dahlan Iskan -


Sebenarnya aku bukan penggemar korea banget. Aku suka nonton drama korea yang aku suka aja, yang kalau mood nontonnya, trus siapa pemainnya hehe. Ga kayak teman - teman yang suka nonton semua drama korea terbaru. Waktu lihat trailer drama It's Okay That's Love, aku penasaran banget pengen nonton karena ada Lee Kwang Soo, aku ngefans deh sama dia, dia lucu (korban running man) wkwka. Karena waktu di trailer kayaknya drama komedi gitu, pasti ga bosen deh nontonnya. Aku sampai bela - belain download dramanya haha (walaupun cuma 6 episode yang di download, selebihnya minta sama teman). Eh kok jadi kebanyakan curhat yak. Bahas tentang dramanya aja kali yaa  :D
Seperti yang aku bilang diatas, drama ini bergenre komedi, percintaan, dan medis. Kenalan dulu dengan pemeran utamanya yaa. 
- Jo In-Sung sebagai Jang Jae-Yeol, seorang penulis, DJ, dan penyiar radio. Dia memiliki gangguan obsesif kompulsif sehingga dia hanya bisa tidur di bathtub.
- Gong Hyo-Jin sebagai Ji Hae-Soo, rekan tahun pertama di departemen psikiatri di sebuah rumah sakit universitas. Dia memiliki trauma tentang hubungan seks karena pernah melihat ibunya berselingkuh di depan matanya sewaktu ia kecil. 
- Sung Dong-Il sebagai Jo Dong-Min, kolega senior Hae-Soo di rumah sakit, dia bercerai dengan istrinya sesama dokter penyakit mental di rumah sakit yang sama dengannya, yang akhirnya menjadi sahabatnya.
- Lee Kwang-Soo sebagai Park Soo-Kwang, seorang pasien dengan sindrom tourette, ia tinggal bersama Hae-Soo dan Dong-Min, kehidupan cintanya selalu gagal karena penyakit yang dia derita.
- Do Kyung-Soo sebagai Han Kang-Woo, Seorang siswa SMA yang merupakan penggemar berat Jang Jae-yeol, dan bercita-cita untuk menjadi seorang penulis buku laris seperti dia suatu hari nanti untuk membuat ibunya senang. Sesungguhnya Han Kang-woo hanya dapat dilihat Jae-yeol sebagai refleksi dirinya sendiri. Dengan melindungi Kang-woo dan selalu membuat Kang-woo merasa bahagia, secara tak langsung Jae-yeol membuat dirinya sendiri bahagia.


Jang Jae-yeol memiliki masa lalu yang kurang bahagia, ayah dan abangnya suka memukul dirinya dan ibunya saat ia masih kecil. Sehingga dia sering kabur tanpa menggunakan alas kaki dan bersembunyi di wc umum di desanya sampai dia tertidur disana. Saat dewasa Jang Jae-yeol memiliki sakit mental dia berhalusinasi tentang Han Kang-woo yang sebenarnya karakter Han Kang woo dialah yang menciptakannya seperti kejadian saat dia masih kecil. Disaat yang sama Jae-yeol dikhianati oleh pacar dan sahabatnya, novelnya diplagiat oleh pacarnya sendiri dengan bantuan sahabatnya. Sehingga dia harus pindah ke rumah dimana Hae-soo, Jo dong-min, dan Park Soo-kwang tinggal yang sebenarnya itu adalah rumah miliknya. Awal saat dia pindah selalu terjadi pertengkaran dan perselisihan dengan Hae-soo, yang akhirnya mereka saling jatuh cinta dan belajar untuk mengerti satu sama lain. Jo dong-min mengetahui bahwa Jae-yeol memiliki halusinasi tentang Han Kang-woo, dan kabar itu sampai ke Hae-soo. Hal ini membuat Hae-soo sedih. Hae-soo membantu Jang Jae-yeol untuk sembuh dari penyakit mentalnya, tapi jang jae-yeol menolak. Karena dia merasa bahwa Han Kang-woo itu benar adanya, dia nyata, bukan hanya halusinasinya. Hae-soo tidak menyerah, dan menuntun jang jae-yeol kembali ke realitanya. Singkat cerita, jang jae-yeol berhasil sembuh dari penyakitnya dan tidak pernah lagi melihat Han Kang-Woo. Mereka menikah dan Hae-soo mengandung anak mereka :) Happy ending
Yang membuat aku sangat menyukai drama ini adalah alur ceritanya yang sangat menarik. Ceritanya tidak langsung 'plek' menjadi happy ending setelah kesedihan seperti drama yang lain. Drama ini juga banyak memberikan banyak pelajaran, seperti 2 quote yang sangat aku sukai saat Jang Jae-yeol menutup acara radionya.
pertama "dengan upaya dari banyak orang, lilin di dalam biara gua tidak pernah padam, 24 jam sehari, 365 hari setahun, entah siang atau malam. Hanya ada satu alasan mengapa lilin tetap menyala, hal ini demi semua orang kesepian di luar gua itu. Bagimu yang merasa kesepian, dan berfikir bahwa kau sendirian. Ketahuilah bahwa seseorang di luar sana sedang berdoa 24 jam sehari, hanya untukmu. Tolong ingat ini, kau tidak pernah sendirian bahkan untuk satu saatpun".
dan selanjutnya,
"Aku percaya hal terbaik yang bisa aku lakukan untuk orang - orang yang kucintai adalah untuk tidak pernah putus asa tidak peduli apapun yang menggangguku. dan untuk ucapan selamat malamku, aku ingin mengatakan pada diriku sendiri, bukan untuk pendengarku di luar sana. Meskipun aku selalu bertanya bagaimana keadaan semua orang dan mengucapkan selamat malam yang tidak terhitung jumlahnya untuk pendengarku selama bertahun - tahun.  Aku sudah menyadari bahwa aku belum pernah mengatakan satu katapun untuk diriku sendiri. Untuk malam ini daripada bertanya itu dari orang lain, beralih ke dirimu sendiri dan bertanya 'apakah kau benar baik - baik saja?' tanyakan itu pada dirimu sendiri. ucapkan untuk dirimu sendiri ucapan selamat malam yang hangat dan nyaman".

Jadi untuk malam ini, good night Suci Ramdasari ~ 

It's Okay That's Love

Thursday, March 19, 2015

Sebenarnya aku bukan penggemar korea banget. Aku suka nonton drama korea yang aku suka aja, yang kalau mood nontonnya, trus siapa pemainnya hehe. Ga kayak teman - teman yang suka nonton semua drama korea terbaru. Waktu lihat trailer drama It's Okay That's Love, aku penasaran banget pengen nonton karena ada Lee Kwang Soo, aku ngefans deh sama dia, dia lucu (korban running man) wkwka. Karena waktu di trailer kayaknya drama komedi gitu, pasti ga bosen deh nontonnya. Aku sampai bela - belain download dramanya haha (walaupun cuma 6 episode yang di download, selebihnya minta sama teman). Eh kok jadi kebanyakan curhat yak. Bahas tentang dramanya aja kali yaa  :D
Seperti yang aku bilang diatas, drama ini bergenre komedi, percintaan, dan medis. Kenalan dulu dengan pemeran utamanya yaa. 
- Jo In-Sung sebagai Jang Jae-Yeol, seorang penulis, DJ, dan penyiar radio. Dia memiliki gangguan obsesif kompulsif sehingga dia hanya bisa tidur di bathtub.
- Gong Hyo-Jin sebagai Ji Hae-Soo, rekan tahun pertama di departemen psikiatri di sebuah rumah sakit universitas. Dia memiliki trauma tentang hubungan seks karena pernah melihat ibunya berselingkuh di depan matanya sewaktu ia kecil. 
- Sung Dong-Il sebagai Jo Dong-Min, kolega senior Hae-Soo di rumah sakit, dia bercerai dengan istrinya sesama dokter penyakit mental di rumah sakit yang sama dengannya, yang akhirnya menjadi sahabatnya.
- Lee Kwang-Soo sebagai Park Soo-Kwang, seorang pasien dengan sindrom tourette, ia tinggal bersama Hae-Soo dan Dong-Min, kehidupan cintanya selalu gagal karena penyakit yang dia derita.
- Do Kyung-Soo sebagai Han Kang-Woo, Seorang siswa SMA yang merupakan penggemar berat Jang Jae-yeol, dan bercita-cita untuk menjadi seorang penulis buku laris seperti dia suatu hari nanti untuk membuat ibunya senang. Sesungguhnya Han Kang-woo hanya dapat dilihat Jae-yeol sebagai refleksi dirinya sendiri. Dengan melindungi Kang-woo dan selalu membuat Kang-woo merasa bahagia, secara tak langsung Jae-yeol membuat dirinya sendiri bahagia.


Jang Jae-yeol memiliki masa lalu yang kurang bahagia, ayah dan abangnya suka memukul dirinya dan ibunya saat ia masih kecil. Sehingga dia sering kabur tanpa menggunakan alas kaki dan bersembunyi di wc umum di desanya sampai dia tertidur disana. Saat dewasa Jang Jae-yeol memiliki sakit mental dia berhalusinasi tentang Han Kang-woo yang sebenarnya karakter Han Kang woo dialah yang menciptakannya seperti kejadian saat dia masih kecil. Disaat yang sama Jae-yeol dikhianati oleh pacar dan sahabatnya, novelnya diplagiat oleh pacarnya sendiri dengan bantuan sahabatnya. Sehingga dia harus pindah ke rumah dimana Hae-soo, Jo dong-min, dan Park Soo-kwang tinggal yang sebenarnya itu adalah rumah miliknya. Awal saat dia pindah selalu terjadi pertengkaran dan perselisihan dengan Hae-soo, yang akhirnya mereka saling jatuh cinta dan belajar untuk mengerti satu sama lain. Jo dong-min mengetahui bahwa Jae-yeol memiliki halusinasi tentang Han Kang-woo, dan kabar itu sampai ke Hae-soo. Hal ini membuat Hae-soo sedih. Hae-soo membantu Jang Jae-yeol untuk sembuh dari penyakit mentalnya, tapi jang jae-yeol menolak. Karena dia merasa bahwa Han Kang-woo itu benar adanya, dia nyata, bukan hanya halusinasinya. Hae-soo tidak menyerah, dan menuntun jang jae-yeol kembali ke realitanya. Singkat cerita, jang jae-yeol berhasil sembuh dari penyakitnya dan tidak pernah lagi melihat Han Kang-Woo. Mereka menikah dan Hae-soo mengandung anak mereka :) Happy ending
Yang membuat aku sangat menyukai drama ini adalah alur ceritanya yang sangat menarik. Ceritanya tidak langsung 'plek' menjadi happy ending setelah kesedihan seperti drama yang lain. Drama ini juga banyak memberikan banyak pelajaran, seperti 2 quote yang sangat aku sukai saat Jang Jae-yeol menutup acara radionya.
pertama "dengan upaya dari banyak orang, lilin di dalam biara gua tidak pernah padam, 24 jam sehari, 365 hari setahun, entah siang atau malam. Hanya ada satu alasan mengapa lilin tetap menyala, hal ini demi semua orang kesepian di luar gua itu. Bagimu yang merasa kesepian, dan berfikir bahwa kau sendirian. Ketahuilah bahwa seseorang di luar sana sedang berdoa 24 jam sehari, hanya untukmu. Tolong ingat ini, kau tidak pernah sendirian bahkan untuk satu saatpun".
dan selanjutnya,
"Aku percaya hal terbaik yang bisa aku lakukan untuk orang - orang yang kucintai adalah untuk tidak pernah putus asa tidak peduli apapun yang menggangguku. dan untuk ucapan selamat malamku, aku ingin mengatakan pada diriku sendiri, bukan untuk pendengarku di luar sana. Meskipun aku selalu bertanya bagaimana keadaan semua orang dan mengucapkan selamat malam yang tidak terhitung jumlahnya untuk pendengarku selama bertahun - tahun.  Aku sudah menyadari bahwa aku belum pernah mengatakan satu katapun untuk diriku sendiri. Untuk malam ini daripada bertanya itu dari orang lain, beralih ke dirimu sendiri dan bertanya 'apakah kau benar baik - baik saja?' tanyakan itu pada dirimu sendiri. ucapkan untuk dirimu sendiri ucapan selamat malam yang hangat dan nyaman".

Jadi untuk malam ini, good night Suci Ramdasari ~ 

Hey, Wake Up !

Monday, March 16, 2015


Fabiayyi aalaaa i rabbikumaa tukadzibaan - Maka nikmat Tuhan mu yang manakah yang kamu dustakan? (Q.S Ar-Rahman : 13)

Pray

Sunday, March 15, 2015

Fabiayyi aalaaa i rabbikumaa tukadzibaan - Maka nikmat Tuhan mu yang manakah yang kamu dustakan? (Q.S Ar-Rahman : 13)
One of my manner to motivate myself is reading the motivator word. That's will give the power for me.

Bukan Karena Kebetulan

Saturday, March 14, 2015

One of my manner to motivate myself is reading the motivator word. That's will give the power for me.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...