Pasumpahan Island, West Sumatra

Saturday, January 23, 2016

Rabu, 20 Januari 2016 aku dan sahabat (Kawek, Andi, Anas, Nuzul) berangkat ke Pulau Pasumpahan dengan senang hati. Awalnya aku sempat ragu untuk ke pulau hari itu, karena cuaca di hari Selasanya cukup ekstrim, hujan deras dari pagi sampai malam. Alhasil aku nggak ada persiapan dari malam harinya. Ketika rabu pagi ku tanya Andi, dia bilang jadi. Yowess cuusssss. Jadi menurutku, trip kali ini termasuk dadakan. Kami berlima belum ada satupun yang pernah ke pulau, juga nggak tau dimana Sungai Pisang (nama tempat naik boat menuju Pulau). Yang kami tau hanyalah sungai pisang itu lewat dari Pantai Caroline. Setelah bertanya tanya dengan warga sekitar, kami menemukan jalan ke sungai pisang. Awalnya jalannya mulus, aspal gitu. Dan tetibaaaa jalannya parah banget, bebatuan, mendaki, menurun (aku yang nebeng aja pegel, apalagi yang bawa motor). 



Tapi pegelnya terbayar sudah ketika sampai di Pulau Pasumpahan. Waaaaa indah sekali surga dunianya Allah ini. Pulau pasumpahan salah satu objek wisata yang sangat recommended menurut ku. Pasirnya putih, air lautnya bergradasi menunjukkan seberapa dalam air laut tersebut, dan juga airnya tenang. Disana juga ada pondok tempat kita beristirahat dan meletakkan barang bawaan dengan biaya per pondok Rp 50.000,-. Juga ada toilet khusus pria wanitanya, ada tong sampah di setiap pondok, juga ada hammock (tempat tidur gantung), ayunan kayu di pinggiran pantai, kita juga bisa ngecamp disana, dan ada fasilitas menyewakan alat snorkling dan pelampung (untuk alat snorkling biayanya Rp 25.000,- / kacamata snorkling).


Sebenarnya ini planning kami yang tertunda sejak 2015 lalu, alhamdulillah bisa terwujud di Januari 2016. Tentu saja tujuan kami bukan hanya sekedar main air laut, kami memang berniat untuk snorkling dan berenang di laut. Apalagi aku, olahraga satu satunya yang aku gemari renang, lihat air rasanya mau nyebur aja (tapi geng yang pergi kali ini emang suka berenang semua wkwk), jadi semuanya nyebur deh haha.

Kami pergi ke bagian kanan pulau karena disana agak sepi jadi bisalah foto ala-ala pulau pribadi haha. Bagian kanan pulau ini ombaknya cukup besar dan banyak karang. Kami berenang menikmati air laut yang asin bangetttt, juga snorkling melihat karang beserta ikan yang bersembunyi di baliknya (cuma disini nggak ada foto snorklingnya, khilaf kali yaa). Setelah puas disana, kami balik lagi bermain di dekat ayunan, berenang, menyelam, mengapung, tidur-tidur manja di pasirnya (cinca deh pasir putihnya empuk bangetttt, aku aja sampe nggak mau bangkit).



Yang paling aku suka adalah mengapung (ala-ala gaya punggung gitu), menenangkan pikiran sembari memejamkan mata, beratapkan langit biru yang ditutupi awan putih dan matahari yang menyilaukan. Aaaaakkkkk rasanya nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata, rileks banget pokoknya. Bahagia rasanya bisa menikmati indahnya ciptaan Allah. Nikmat Allah yang mana yang bisa kamu dustakan ci?
Nggak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 15.00 WIB, kami harus segera membersihkan badan karena janji dengan abang boat baliknya jam 15.30 WIB. Sebenarnya aku belum puas :( masih mau menikmati air asin ituuu (walaupun kulit udah hitam parah -_- haha), semoga next time bisa balik lagi menikmati surga dunia Allah ini. Aamiin 

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...