SOCIAL MEDIA


10k views? Untuk pemula seperti saya sungguh alhamdulillah. Terima kasih untuk pembaca yang sudah berkunjung ke blog ini, semoga bisa bermanfaat yaa. Aamiin.

Di postingan sebelumnya, saya pernah mengatakan bahwa alasan saya ngeblog itu hanya untuk menyampaikan perasaan saya saja. Sekarang saya lebih suka share tulisan yang semoga lebih bermanfaat. Di tahun awal saya masih kebingungan dengan apa yang harusnya saya posting. Kemudian saya memperbanyak blogroll dan mulai memahami seperti apa blog yang saya inginkan. Lalu saya ketagihan dan menikmatinya yang ternyata cukup banyak pembaca yang berkunjung ke blog ini.

Cukup banyak perubahan yang saya lakukan untuk blog ini. Mulai dari memperbaharui tampilan blog, dulu template yang saya gunakan hanya classic bawaan blogspot, benar-benar sederhana. Kemudian saya menemukan template blog yang bagus dan sesuai dengan karakter saya di skyandstars.co, lalu saya order, dan beginilah tampilan blog saya sekarang. Untuk saya pribadi sangat menambah mood untuk menulis suatu tulisan.

Saya juga lebih rajin membaca, seperti kata Bang Efenerr bahwa penulis yang baik itu adalah pembaca yang baik. Tidak hanya membaca buku, saya juga suka membaca blog orang lain, line news, atau artikel di suatu official line. Saya juga mengusahakan untuk rajin posting, meskipun masih tidak teratur karena ada aktifitas baru.

Terakhir perubahan yang saya lakukan adalah menggantikan kata sebutan di tulisan saya. Dulu saya menggunakan 'aku' dan sekarang 'saya'. Mengapa? Karena saat membaca tulisan Kak Andra Alodita dan Bang Efenerr yang menggunakan kata 'saya' untuk sebutannya, saya merasa sangat nyaman saat membacanya. Lalu saya juga ingin agar pembaca yang berkunjung ke blog ini juga bisa nyaman saat membaca.

Tanpa saya sadari, perubahan yang saya lakukan pada blog ini memang untuk menarik pembaca untuk berkunjung. Tidak disangka yang views sudah 10k saja. Terima kasih semuanya yang sudah berkunjung.

Harapan saya, semoga saya bisa secara rutin untuk posting tulisan. Dengan kalimat yang lebih bagus dan berisi, lebih menarik, dan lebih bermanfaat. Aamiin.


-uciramda-

Thankyou 10K Views

Sunday, May 14, 2017


10k views? Untuk pemula seperti saya sungguh alhamdulillah. Terima kasih untuk pembaca yang sudah berkunjung ke blog ini, semoga bisa bermanfaat yaa. Aamiin.

Di postingan sebelumnya, saya pernah mengatakan bahwa alasan saya ngeblog itu hanya untuk menyampaikan perasaan saya saja. Sekarang saya lebih suka share tulisan yang semoga lebih bermanfaat. Di tahun awal saya masih kebingungan dengan apa yang harusnya saya posting. Kemudian saya memperbanyak blogroll dan mulai memahami seperti apa blog yang saya inginkan. Lalu saya ketagihan dan menikmatinya yang ternyata cukup banyak pembaca yang berkunjung ke blog ini.

Cukup banyak perubahan yang saya lakukan untuk blog ini. Mulai dari memperbaharui tampilan blog, dulu template yang saya gunakan hanya classic bawaan blogspot, benar-benar sederhana. Kemudian saya menemukan template blog yang bagus dan sesuai dengan karakter saya di skyandstars.co, lalu saya order, dan beginilah tampilan blog saya sekarang. Untuk saya pribadi sangat menambah mood untuk menulis suatu tulisan.

Saya juga lebih rajin membaca, seperti kata Bang Efenerr bahwa penulis yang baik itu adalah pembaca yang baik. Tidak hanya membaca buku, saya juga suka membaca blog orang lain, line news, atau artikel di suatu official line. Saya juga mengusahakan untuk rajin posting, meskipun masih tidak teratur karena ada aktifitas baru.

Terakhir perubahan yang saya lakukan adalah menggantikan kata sebutan di tulisan saya. Dulu saya menggunakan 'aku' dan sekarang 'saya'. Mengapa? Karena saat membaca tulisan Kak Andra Alodita dan Bang Efenerr yang menggunakan kata 'saya' untuk sebutannya, saya merasa sangat nyaman saat membacanya. Lalu saya juga ingin agar pembaca yang berkunjung ke blog ini juga bisa nyaman saat membaca.

Tanpa saya sadari, perubahan yang saya lakukan pada blog ini memang untuk menarik pembaca untuk berkunjung. Tidak disangka yang views sudah 10k saja. Terima kasih semuanya yang sudah berkunjung.

Harapan saya, semoga saya bisa secara rutin untuk posting tulisan. Dengan kalimat yang lebih bagus dan berisi, lebih menarik, dan lebih bermanfaat. Aamiin.


-uciramda-
Kali ini saya ingin share wisata kafe di Kota Tua Jakarta. Mengapa saya sebut wisata kafe? Karena memang sekarang zamannya kafe jadi tempat wisata, yang punya kafe juga berlomba-lomba agar kafenya terlihat menarik dan instagramable. Tidak terkecuali di Kota Tua Jakarta, ada beberapa kafe yang bisa kita kunjungi saat kesana, yang harganya terjangkau hingga yang mahal, ya tergantung budget masing-masing saja. Ketika kesana tahun lalu, ada 2 kafe yang saya kunjungi. Apa saja?


Kedai Seni Djakarte
Kafe dengan nuansa gedung tua yang di cat putih dan hijau ini dihiasi dengan karya seni. Jika dilihat dari luar sepertinya Kedai Seni Djakarte biasa saja. Saat memasuki kafe, sudah terasa nuansa vintage yang disajikan oleh Kedai Seni Djakarte, didindingnya ada beberapa karya seni yang dipajang. Saya dan Imel duduk di lantai 2, di bangku kayu yang dilapisi busa dengan motif bunga.


Menurut saya ruangan yang saya duduki dengan Imel tidak terlalu instagramable karena dindingnya tidak terlalu banyak pajangan. Berhubung di lantai 1 sudah ramai jadi kami nikmati saja. Harga makanan disini masih bisa dibilang standart untuk anak kos yang ingin sesekali ngafe. Harganya rata-rata 30 ribuan.

Bangi Kopitiam

Saat bersama Memeh, saya mengunjungi Bangi Kopitiam. Nah menurut saya, kafe ini lebih instagramable, karena setiap sudut ruang ada pajangan yang menggoda untuk difoto. Suasana bangku yang berbeda di setiap ruangan, juga keramik monokrom yang semakin membuat menarik.


Saat saya kesana banyak pegawai kantor dan anak sekolah yang makan siang disana. Untuk ukuran lidah saya yang sangat Padang. Makanan disini enak, saya memesan nasi ayam penyet dan es teh seharga IDR 38K dan IDR 11K. Untuk anak kosan cukup mahal ya. Tapi itu terbayarkan dengan rasa yang enak dan pelayanan yang bagus. Menurut saya jika sesekali ingin ngafe boleh juga ke Bangi Kopitiam.

Sekian.


-uciramda-

Wisata Kafe di Kota Tua Jakarta

Monday, May 1, 2017

Kali ini saya ingin share wisata kafe di Kota Tua Jakarta. Mengapa saya sebut wisata kafe? Karena memang sekarang zamannya kafe jadi tempat wisata, yang punya kafe juga berlomba-lomba agar kafenya terlihat menarik dan instagramable. Tidak terkecuali di Kota Tua Jakarta, ada beberapa kafe yang bisa kita kunjungi saat kesana, yang harganya terjangkau hingga yang mahal, ya tergantung budget masing-masing saja. Ketika kesana tahun lalu, ada 2 kafe yang saya kunjungi. Apa saja?


Kedai Seni Djakarte
Kafe dengan nuansa gedung tua yang di cat putih dan hijau ini dihiasi dengan karya seni. Jika dilihat dari luar sepertinya Kedai Seni Djakarte biasa saja. Saat memasuki kafe, sudah terasa nuansa vintage yang disajikan oleh Kedai Seni Djakarte, didindingnya ada beberapa karya seni yang dipajang. Saya dan Imel duduk di lantai 2, di bangku kayu yang dilapisi busa dengan motif bunga.


Menurut saya ruangan yang saya duduki dengan Imel tidak terlalu instagramable karena dindingnya tidak terlalu banyak pajangan. Berhubung di lantai 1 sudah ramai jadi kami nikmati saja. Harga makanan disini masih bisa dibilang standart untuk anak kos yang ingin sesekali ngafe. Harganya rata-rata 30 ribuan.

Bangi Kopitiam

Saat bersama Memeh, saya mengunjungi Bangi Kopitiam. Nah menurut saya, kafe ini lebih instagramable, karena setiap sudut ruang ada pajangan yang menggoda untuk difoto. Suasana bangku yang berbeda di setiap ruangan, juga keramik monokrom yang semakin membuat menarik.


Saat saya kesana banyak pegawai kantor dan anak sekolah yang makan siang disana. Untuk ukuran lidah saya yang sangat Padang. Makanan disini enak, saya memesan nasi ayam penyet dan es teh seharga IDR 38K dan IDR 11K. Untuk anak kosan cukup mahal ya. Tapi itu terbayarkan dengan rasa yang enak dan pelayanan yang bagus. Menurut saya jika sesekali ingin ngafe boleh juga ke Bangi Kopitiam.

Sekian.


-uciramda-

Sudah pernah dengar atau baca kisah Sir Edmund Hillary si penakluk puncak gunung Everest dan Tenzing Norgay si pemandunya belum? Saya baru dengar kisahnya beberapa hari yang lalu dari seorang pemateri training.

Sir Edmund Hillary adalah seseorang yang bermimpi ingin menjadi orang pertama yang akan menginjakkan kakinya di puncak Gunung Everest. Dia ingin mewujudkan mimpinya dan mengajak Tenzing Norgay yang tinggal di dekat Gunung Everest untuk menjadi pemandunya. Akhirnya Sir Edmund Hillary bisa mencapai puncak Gunung Everest dan menancapkan bendera kebangsaannya disana. Setelah mereka turun, banyak wartawan yang menanti mereka, sebagian besar wartawan terfokus pada Sir Edmund Hillary, dan ada satu wartawan yang bertanya pada Tenzing Norgay "Mengapa bukan anda yang disebut sebagai orang pertama? Karena tentunya sebagai pemandu anda pasti berjalan di depan". Tenzing Norgay menjawab "Sebelum beberapa langkah menuju puncak Gunung Everest, saya mempersilahkan Edmund Hillary untuk jalan di depan. Karena itu adalah impian Edmund Hillary, bukan impian saya. Impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan dia meraih impiannya".

Lalu yang bisa diambil dari kisah ini apa?

Bahwa untuk bisa menggapai suatu impian, pasti kita membutuhkan dukungan dari orang lain. Seperti Tenzing Norgay yang berarti orang yang ada dibalik kesuksesan orang lain. Setiap kita (manusia), sederhananya saja pasti sudah menjadi Tenzing Norgaynya orang tua kita.

Ketika sudah dewasa, sudah bisa bermimpi, lalu siapakah yang menjadi Tenzing Norgay kita? Orang tua, teman, sahabat, atau kekasih? Ingatlah, bahwa selalu ada dukungan dari orang disekitar kita mengapa kita harus tetap berjuang.


-uciramda-

Tenzing Norgay

Saturday, April 15, 2017

Sudah pernah dengar atau baca kisah Sir Edmund Hillary si penakluk puncak gunung Everest dan Tenzing Norgay si pemandunya belum? Saya baru dengar kisahnya beberapa hari yang lalu dari seorang pemateri training.

Sir Edmund Hillary adalah seseorang yang bermimpi ingin menjadi orang pertama yang akan menginjakkan kakinya di puncak Gunung Everest. Dia ingin mewujudkan mimpinya dan mengajak Tenzing Norgay yang tinggal di dekat Gunung Everest untuk menjadi pemandunya. Akhirnya Sir Edmund Hillary bisa mencapai puncak Gunung Everest dan menancapkan bendera kebangsaannya disana. Setelah mereka turun, banyak wartawan yang menanti mereka, sebagian besar wartawan terfokus pada Sir Edmund Hillary, dan ada satu wartawan yang bertanya pada Tenzing Norgay "Mengapa bukan anda yang disebut sebagai orang pertama? Karena tentunya sebagai pemandu anda pasti berjalan di depan". Tenzing Norgay menjawab "Sebelum beberapa langkah menuju puncak Gunung Everest, saya mempersilahkan Edmund Hillary untuk jalan di depan. Karena itu adalah impian Edmund Hillary, bukan impian saya. Impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan dia meraih impiannya".

Lalu yang bisa diambil dari kisah ini apa?

Bahwa untuk bisa menggapai suatu impian, pasti kita membutuhkan dukungan dari orang lain. Seperti Tenzing Norgay yang berarti orang yang ada dibalik kesuksesan orang lain. Setiap kita (manusia), sederhananya saja pasti sudah menjadi Tenzing Norgaynya orang tua kita.

Ketika sudah dewasa, sudah bisa bermimpi, lalu siapakah yang menjadi Tenzing Norgay kita? Orang tua, teman, sahabat, atau kekasih? Ingatlah, bahwa selalu ada dukungan dari orang disekitar kita mengapa kita harus tetap berjuang.


-uciramda-

Kota Tua Jakarta sepertinya menjadi salah satu wisata wajib untuk dikunjungi. Kota Tua yang menyimpan banyak sejarah Jakarta ini padat dikunjungi wisatawan pada saat akhir pekan. Akhir tahun lalu saja saya sampai tiga kali mengunjungi Kota Tua di waktu yang hampir berdekatan. Pertama, saat saya sangat ingin kesana dan Imel bersedia untuk menemani. Kedua, Memeh juga ingin kesana (maklum sama-sama anak rantau), jadi saya temani dia. Ketiga, ketika Cece berlibur ke Jakarta, dia juga penasaran bagaimana Kota Tua itu, jadi saya temani juga. Tidak masalah untuk saya berulang-ulang ke Kota Tua Jakarta karena tidak menguras kantong saya. Saya bisa berwisata sambil mengenal sejarah, foto ala ala selebgram, dan tidak menghabiskan banyak uang.

Kota Tua Jakarta di kelilingi oleh berbagai museum. Mulai dari Museum Bank Indonesia, Museum Bank Mandiri, Museum Fatahillah, Museum Wayang, serta Museum Seni Rupa dan Keramik. Juga ada beberapa cafe yang bisa kita kunjungi dan sangat instagramable. Saat di Kota Tua, saya mengunjungi dua museum dan dua cafe. Kali ini saya akan share saat mengunjungi museum di Kota Tua Jakarta.

Museum Fatahillah
Museum Fatahillah sepertinya menjadi landmarknya Kota Tua Jakarta. Karena ketika wisatawan berkunjung, berfoto dengan latar Museum Fatahillah merupakan satu keharusan. Mungkin agar tidak dibilang hoax sudah ke Kota Tua Jakarta, jadi foto dulu di depan gedung ini. Tiket masuk ke Museum Fatahillah Rp 5.000,- per orang. Objek yang akan kita temui disini diantaranya sejarah Jakarta, replika peninggalan sejarah, dan mebel antik.


Di belakang gedung museum, ada taman yang juga tak kalah instagramable. Dan ruang bawah tanah yang konon katanya dulu sebagai penjara. Saya tidak masuk waktu itu, serem sih ya.


Museum Seni Rupa dan Keramik
Museum kedua yang saya kunjungi adalah Museum Seni Rupa dan Keramik. Saya lupa berapa harga tiket masuk untuk masuk museum ini. Lebih kurang seharga tiket masuk ke Museum Fatahillah. Disini kita akan melihat berbagai macam lukisan dan keramik. Jika kamu suka memoto suatu objek, atau suka melihat lukisan dan keramik, atau iseng ingin melihat-lihat, atau seperti saya yang suka melihat lukisan dan tidak faham arti lukisan itu sendiri, disarankan untuk masuk ke museum ini.



Bagaimana? Menarik bukan? Selain bisa menambah koleksi foto instagrammu. Kamu juga bisa dapat ilmu saat berkunjung ke museum. Pastinya juga hemat, kamu tidak akan menghabiskan banyak uang saat ke Kota Tua Jakarta. Selamat berwisata hemat yaa.


-uciramda-

Wisata Hemat ke Kota Tua Jakarta

Thursday, April 6, 2017

Kota Tua Jakarta sepertinya menjadi salah satu wisata wajib untuk dikunjungi. Kota Tua yang menyimpan banyak sejarah Jakarta ini padat dikunjungi wisatawan pada saat akhir pekan. Akhir tahun lalu saja saya sampai tiga kali mengunjungi Kota Tua di waktu yang hampir berdekatan. Pertama, saat saya sangat ingin kesana dan Imel bersedia untuk menemani. Kedua, Memeh juga ingin kesana (maklum sama-sama anak rantau), jadi saya temani dia. Ketiga, ketika Cece berlibur ke Jakarta, dia juga penasaran bagaimana Kota Tua itu, jadi saya temani juga. Tidak masalah untuk saya berulang-ulang ke Kota Tua Jakarta karena tidak menguras kantong saya. Saya bisa berwisata sambil mengenal sejarah, foto ala ala selebgram, dan tidak menghabiskan banyak uang.

Kota Tua Jakarta di kelilingi oleh berbagai museum. Mulai dari Museum Bank Indonesia, Museum Bank Mandiri, Museum Fatahillah, Museum Wayang, serta Museum Seni Rupa dan Keramik. Juga ada beberapa cafe yang bisa kita kunjungi dan sangat instagramable. Saat di Kota Tua, saya mengunjungi dua museum dan dua cafe. Kali ini saya akan share saat mengunjungi museum di Kota Tua Jakarta.

Museum Fatahillah
Museum Fatahillah sepertinya menjadi landmarknya Kota Tua Jakarta. Karena ketika wisatawan berkunjung, berfoto dengan latar Museum Fatahillah merupakan satu keharusan. Mungkin agar tidak dibilang hoax sudah ke Kota Tua Jakarta, jadi foto dulu di depan gedung ini. Tiket masuk ke Museum Fatahillah Rp 5.000,- per orang. Objek yang akan kita temui disini diantaranya sejarah Jakarta, replika peninggalan sejarah, dan mebel antik.


Di belakang gedung museum, ada taman yang juga tak kalah instagramable. Dan ruang bawah tanah yang konon katanya dulu sebagai penjara. Saya tidak masuk waktu itu, serem sih ya.


Museum Seni Rupa dan Keramik
Museum kedua yang saya kunjungi adalah Museum Seni Rupa dan Keramik. Saya lupa berapa harga tiket masuk untuk masuk museum ini. Lebih kurang seharga tiket masuk ke Museum Fatahillah. Disini kita akan melihat berbagai macam lukisan dan keramik. Jika kamu suka memoto suatu objek, atau suka melihat lukisan dan keramik, atau iseng ingin melihat-lihat, atau seperti saya yang suka melihat lukisan dan tidak faham arti lukisan itu sendiri, disarankan untuk masuk ke museum ini.



Bagaimana? Menarik bukan? Selain bisa menambah koleksi foto instagrammu. Kamu juga bisa dapat ilmu saat berkunjung ke museum. Pastinya juga hemat, kamu tidak akan menghabiskan banyak uang saat ke Kota Tua Jakarta. Selamat berwisata hemat yaa.


-uciramda-


-uciramda-

Rangga Almahendra Quote

Saturday, April 1, 2017



-uciramda-
Pantai dengan terik matahari dan suara ombaknya, saya rindu. Tetapi saya belum sempat mengunjunginya hanya dengan alasan mager hiks. Saya juga ingin posting, tetapi tidak ada bahan postingan. Lalu saya teringat foto pantai yang saya ambil di Pulau Angso Duo Pariaman. Saya berkunjung kesana bersama sahabat SMA pada tahun 2014. Sekarang Pulau Angso Duo sudah mengalami banyak perubahan, yang pasti lebih bagus dari ketika saya mengunjungi tahun 2014 lalu. 

Hanya melihat kembali fotonya, saya bisa merasakan kembali betapa indahnya ciptaan Allah ini. 






-uciramda-

Pulau Angso Duo Pariaman

Tuesday, March 14, 2017

Pantai dengan terik matahari dan suara ombaknya, saya rindu. Tetapi saya belum sempat mengunjunginya hanya dengan alasan mager hiks. Saya juga ingin posting, tetapi tidak ada bahan postingan. Lalu saya teringat foto pantai yang saya ambil di Pulau Angso Duo Pariaman. Saya berkunjung kesana bersama sahabat SMA pada tahun 2014. Sekarang Pulau Angso Duo sudah mengalami banyak perubahan, yang pasti lebih bagus dari ketika saya mengunjungi tahun 2014 lalu. 

Hanya melihat kembali fotonya, saya bisa merasakan kembali betapa indahnya ciptaan Allah ini. 






-uciramda-

Ikhlas. Kata sederhana yang sulit untuk dilaksanakan.

Beberapa hari yang lalu, saya di chat oleh teman kuliah saya, Andi. Katanya dia sedang suntuk, singkat cerita, saya menyebutkan ciri ciri calon jodoh yang saya doakan. Andi membalas "Kasihan dong kalau jodoh yang datang nggak seperti itu". Tanpa pikir panjang saya spontan membalas "Harapannya begitu, tapi kalau jodohnya beda yaa sabar aja. Kadang kenyataan tak sesuai harapan". "Udah belajar ilmu ikhlas sekarang Ci?", kata Andi. Ketika membaca balasan chatnya, saya terdiam dan berfikir, ternyata saya bisa seikhlas itu. 

Seketika itu juga saya teringat tentang Ustad yang mengajarkan Alif di buku Negeri 5 Menara, bahwa ikhlas itu perlu untuk di ucapkan 'saya ikhlas'. Meski sebenarnya hati kita tidak ikhlas, tetapi ketika kita coba untuk menyebutkannya. Ternyata itu bisa menenangkan hati kita. Begitulah yang diajarkan oleh Ustad kepada Alif. 

Saya berharap, di kehidupan saya yang sekarang, saya bisa lebih ikhlas. Ketika kenyataan tak sesuai dengan yang saya harapkan. Saya bisa mengatakan "saya ikhlas dengan apa yang Allah tentukan untuk hidup saya".


-uciramda-

Ikhlas

Thursday, March 9, 2017


Ikhlas. Kata sederhana yang sulit untuk dilaksanakan.

Beberapa hari yang lalu, saya di chat oleh teman kuliah saya, Andi. Katanya dia sedang suntuk, singkat cerita, saya menyebutkan ciri ciri calon jodoh yang saya doakan. Andi membalas "Kasihan dong kalau jodoh yang datang nggak seperti itu". Tanpa pikir panjang saya spontan membalas "Harapannya begitu, tapi kalau jodohnya beda yaa sabar aja. Kadang kenyataan tak sesuai harapan". "Udah belajar ilmu ikhlas sekarang Ci?", kata Andi. Ketika membaca balasan chatnya, saya terdiam dan berfikir, ternyata saya bisa seikhlas itu. 

Seketika itu juga saya teringat tentang Ustad yang mengajarkan Alif di buku Negeri 5 Menara, bahwa ikhlas itu perlu untuk di ucapkan 'saya ikhlas'. Meski sebenarnya hati kita tidak ikhlas, tetapi ketika kita coba untuk menyebutkannya. Ternyata itu bisa menenangkan hati kita. Begitulah yang diajarkan oleh Ustad kepada Alif. 

Saya berharap, di kehidupan saya yang sekarang, saya bisa lebih ikhlas. Ketika kenyataan tak sesuai dengan yang saya harapkan. Saya bisa mengatakan "saya ikhlas dengan apa yang Allah tentukan untuk hidup saya".


-uciramda-
Sudah Maret 2017, tetapi hidup saya belum berubah menjadi lebih baik. Hiks. Kembali saya mencari motivasi agar saya bisa lebih semangat untuk menggapai mimpi. Pagi ini tidak sengaja saya membuka halaman catatan saya yang tertulis halaman dan sepenggal kalimat motivasi dari buku Negeri 5 Menara.

Sudah lama saya menyukai dan termotivasi dari buku ini. Tetapi setelah membaca, saya selalu lupa untuk mempraktekkannya. Saya ingin share di blog hari ini agar kelak bisa dibaca lagi jika saya butuh suntikan motivasi.
Negeri 5 Menara, hal. 81 - 82
"Mandirilah maka kamu akan jadi orang merdeka dan maju. I'timad ala nafsi, bergantung pada diri sendiri, jangan dengan orang lain. Cukuplah bantuan Tuhan yang menjadi panutanmu".

Negeri 5 Menara, hal. 106
"Man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung. Jangan risaukan penderitaan hari ini, jalani saja dan lihatlah apa yang akan terjadi di depan. Karena yang kita tuju bukan sekarang, tapi ada yang lebih besar dan prinsipil, yaitu menjadi manusia yang telah menemukan misinya dalam hidup. Misi yang dimaksud adalah ketika kalian melakukan sesuatu hal positif dengan kualitas sangat tinggi dan di saat yang sama menikmati prosesnya. Bila kalian merasakan sangat baik melakukan suatu hal dengan usaha yang minimum, mungkin itu adalah misi hidup yang diberikan Tuhan. Carilah misi kalian masing masing. Mungkin misi kalian adalah belajar Al-Qur'an, mungkin menjadi orator, mungkin membaca puisi, mungkin menulis, mungkin apa saja. Temukan dan semoga kalian menjadi orang yang berbahagia".

Negeri 5 Menara, hal. 107 - 108
"Ada dua hal yang paling penting dalam mempersiapkan diri untuk sukses, yaitu going the extra miles. Tidak menyerah dengan rata rata. Kalau orang belajar 1 jam, dia akan belajar 5 jam, kalau orang berlari 2 kilo, dia akan berlari 3 kilo. Kalau orang menyerah di detik ke 10, dia tidak akan menyerah sampai detik 20. Selalu berusaha meningkatkan diri lebih baik dari orang biasa. Karena itu, mari budayakan going the extra miles, lebihkan usaha, waktu, upaya, tekad, dan sebagainya dari orang lain. Maka kalian akan sukses. Resep lainnya adalah tidak pernah mengizinkan diri kalian dipengaruhi oleh unsur di luar diri kalian. Oleh siapa pun, apa pun, dan suasana bagaimana pun. Artinya, jangan mau sedih, marah, kecewa, dan takut karena ada faktor luar. Kalianlah yang berkuasa terhadap diri kalian sendiri, jangan serahkan kekuasaan kepada orang lain. Orang boleh menodong senapan, tapi kalian punya pilihan, untuk takut atau tetap tegar. Kalian punya pilihan di lapisan diri kalian paling dalam, dan itu tidak ada hubungannya dengan pengaruh luar. Jadi pilihlah suasana hati kalian, dalam situasi paling kacau sekalipun. Karena kalianlah master dan penguasa hati kalian. Dan hati yang selalu bisa dikuasai pemiliknya, adalah hati orang sukses".

Negeri 5 Menara, hal 158
"Jangan berharap dunia yang berubah, tapi diri kitalah yang harus berubah. Allah berfirman, Dia tidak akan mengubah sebuah kaum, sampai kaum itu sendirilah yang melakukan perubahan. Kalau kalian mau sesuatu dan ingin menjadi sesuatu, jangan hanya bermimpi dan berdo'a, tapi berbuatlah, berubahlah, lakukan saat ini. Sekarang juga!".

Begitulah beberapa suntikan motivasi dari buku Negeri 5 Menara. Saya sengaja mengcopy paste kalimatnya, agar kalimat motivasi ini tersampaikan untuk pembaca yang belum pernah membaca buku Negeri 5 Menara. Semoga termotivasi dan segera dipraktekkan. Fighting!!


-uciramda-

Suntikan Motivasi dari Buku Negeri 5 Menara

Wednesday, March 1, 2017

Sudah Maret 2017, tetapi hidup saya belum berubah menjadi lebih baik. Hiks. Kembali saya mencari motivasi agar saya bisa lebih semangat untuk menggapai mimpi. Pagi ini tidak sengaja saya membuka halaman catatan saya yang tertulis halaman dan sepenggal kalimat motivasi dari buku Negeri 5 Menara.

Sudah lama saya menyukai dan termotivasi dari buku ini. Tetapi setelah membaca, saya selalu lupa untuk mempraktekkannya. Saya ingin share di blog hari ini agar kelak bisa dibaca lagi jika saya butuh suntikan motivasi.
Negeri 5 Menara, hal. 81 - 82
"Mandirilah maka kamu akan jadi orang merdeka dan maju. I'timad ala nafsi, bergantung pada diri sendiri, jangan dengan orang lain. Cukuplah bantuan Tuhan yang menjadi panutanmu".

Negeri 5 Menara, hal. 106
"Man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung. Jangan risaukan penderitaan hari ini, jalani saja dan lihatlah apa yang akan terjadi di depan. Karena yang kita tuju bukan sekarang, tapi ada yang lebih besar dan prinsipil, yaitu menjadi manusia yang telah menemukan misinya dalam hidup. Misi yang dimaksud adalah ketika kalian melakukan sesuatu hal positif dengan kualitas sangat tinggi dan di saat yang sama menikmati prosesnya. Bila kalian merasakan sangat baik melakukan suatu hal dengan usaha yang minimum, mungkin itu adalah misi hidup yang diberikan Tuhan. Carilah misi kalian masing masing. Mungkin misi kalian adalah belajar Al-Qur'an, mungkin menjadi orator, mungkin membaca puisi, mungkin menulis, mungkin apa saja. Temukan dan semoga kalian menjadi orang yang berbahagia".

Negeri 5 Menara, hal. 107 - 108
"Ada dua hal yang paling penting dalam mempersiapkan diri untuk sukses, yaitu going the extra miles. Tidak menyerah dengan rata rata. Kalau orang belajar 1 jam, dia akan belajar 5 jam, kalau orang berlari 2 kilo, dia akan berlari 3 kilo. Kalau orang menyerah di detik ke 10, dia tidak akan menyerah sampai detik 20. Selalu berusaha meningkatkan diri lebih baik dari orang biasa. Karena itu, mari budayakan going the extra miles, lebihkan usaha, waktu, upaya, tekad, dan sebagainya dari orang lain. Maka kalian akan sukses. Resep lainnya adalah tidak pernah mengizinkan diri kalian dipengaruhi oleh unsur di luar diri kalian. Oleh siapa pun, apa pun, dan suasana bagaimana pun. Artinya, jangan mau sedih, marah, kecewa, dan takut karena ada faktor luar. Kalianlah yang berkuasa terhadap diri kalian sendiri, jangan serahkan kekuasaan kepada orang lain. Orang boleh menodong senapan, tapi kalian punya pilihan, untuk takut atau tetap tegar. Kalian punya pilihan di lapisan diri kalian paling dalam, dan itu tidak ada hubungannya dengan pengaruh luar. Jadi pilihlah suasana hati kalian, dalam situasi paling kacau sekalipun. Karena kalianlah master dan penguasa hati kalian. Dan hati yang selalu bisa dikuasai pemiliknya, adalah hati orang sukses".

Negeri 5 Menara, hal 158
"Jangan berharap dunia yang berubah, tapi diri kitalah yang harus berubah. Allah berfirman, Dia tidak akan mengubah sebuah kaum, sampai kaum itu sendirilah yang melakukan perubahan. Kalau kalian mau sesuatu dan ingin menjadi sesuatu, jangan hanya bermimpi dan berdo'a, tapi berbuatlah, berubahlah, lakukan saat ini. Sekarang juga!".

Begitulah beberapa suntikan motivasi dari buku Negeri 5 Menara. Saya sengaja mengcopy paste kalimatnya, agar kalimat motivasi ini tersampaikan untuk pembaca yang belum pernah membaca buku Negeri 5 Menara. Semoga termotivasi dan segera dipraktekkan. Fighting!!


-uciramda-
Ternyata bahagia itu sesederhana membasahi kuas dan mewarnai kertas :)


watercolor by me.


-uciramda-

Refresh

Sunday, February 19, 2017

Ternyata bahagia itu sesederhana membasahi kuas dan mewarnai kertas :)


watercolor by me.


-uciramda-
Walaupun K-Drama Goblin sudah berakhir beberapa minggu yang lalu, saya belum bisa move on dari drama ini. Terlebih lagi karena ada episode spesialnya. Kali ini saya mau nulis adegan tersedih di drama Goblin.
Ini adegan di episode 1 Goblin, episode 1 tapi udah bikin mewek, hiks. Ji Eun Tak yang sudah bisa melihat roh halus sejak kecil, melihat roh ibunya yang baru saja meninggal. Ibunya datang menemui Eun Tak karena dia sedang berulang tahun yang ke-9 hari itu. Awalnya Eun Tak mengira itu adalah ibunya, tetapi setelah dia menyalakan lilin dan meniup korek apinya, dia menyadari bahwa yang dihadapannya saat itu adalah roh ibunya. Lagu Kim Kyung Hee (April Second) - And I'm Here dimainkan, Eun Tak menangis dan bertanya "Ibu apa kau sudah meninggal?". Adegan dan dialog disini benar-benar bikin nangis, Ibu Eun Tak menasehatinya dan mengatakan untuk jangan terlalu sering melihat mereka (roh halus). Eun Tak menjawab "Maafkan aku bu, bisa melihat mereka. Tapi aku bisa melihatmu, karena punya kemampuan bisa melihat mereka". Adegan ini diakhiri dengan menghilangnya Ibu Eun Tak dan tangisan Eun Tak sambil memanggil ibunya.
Dua episode terakhir benar benar menguras air mata. Di episode 15, saat Eun Tak di Kanada dia mengingat kembali kenangan bersama ahjussi. Semenjak ahjussi Goblin menjadi abu di episode 13, ingatan Eun Tak tentang ahjussi hilang. Wajahnya, kenangannya, serta janji mereka hilang dari ingatan Eun Tak. Selama 9 tahun, dia bingung dengan sakit di dadanya ketika hujan dan salju pertama turun. Dia seperti merindukan seseorang, tetapi tidak tau kenangan apa yang sudah dia lupakan. Ahjussi kembali, Eun Tak menemukan petunjuk tentang masa lalunya di Kanada. Di Kanada, ketika Eun Tak meletakkan daun maple di pinggiran air mancur, seketika itu juga dia mengingat kembali kenangan bersama ahjussi. Dia mengingat semua yang sudah di lupakan. Reffnya Sam Kim - Who Are You dimainkan, Eun Tak berlari mencari ahjussi lalu melihat lilin di depan suatu toko dan meniupnya. Dia menangis hingga terisak sambil berteriak "Bogoshipoooo T.T"
Masih di episode 15, di ruang teh malaikat maut (Lee Dong Wook). Seorang nenek baru saja meninggal, bertemu kembali dengan suaminya yang telah meninggal di medan perang 73 tahun lalu. Mereka berdua menangis. Malaikat maut yang menawarkan mereka duduk agar bisa saling bercerita menambah haru adegan ini. Nenek bertanya pada suaminya "Jadi dimana kau dimakamkan? Apa kau dimakamkan di tempat yang hangat?".
Di episode 16, saat Sunny ingin pergi dan meninggalkan surat cinta untuk disiarkan di radionya Eun Tak. Mereka (malaikat maut, Eun Tak, dan Goblin) yang mengira Sunny juga telah hilang ingatan sejak Goblin menjadi abu, ternyata mengingat semua kenangan pahit manis mereka. Sunny menahan rasa rindu dan sakitnya sendirian selama Eun Tak hilang ingatan. Ini sepenggal surat cinta Sunny yang bikin baper "Untuk seseorang yang mengira telah membuat pikiranku damai. Saat mata kita beradu, aku tau bahwa kau juga mengingat semuanya. Aku berdoa di kehidupan kita selanjutnya, penantian itu berlangsung singkat, sedangkan pertemuan berlangsung lama. Kita juga tidak perlu alasan untuk saling bertemu. Kita harus tetap mengingat nama masing masing, agar kita bisa saling menyapa saat tidak sengaja bertemu. Cinta kita akan selalu menjadi solusinya. Aku berdoa kita dapat bertemu seperti itu". Sebelum pergi, Sunny ingin bertemu malaikat maut dan menunggunya di jembatan, lalu mereka berpelukan dan mengucapkan selamat tinggal. Malaikat maut menangis terisak sambil memeluk lukisan Sunny di kamarnya. Itu hukuman yang bisa Sunny berikan kepadanya karena kisah cinta mereka yang begitu buruk di masa lalu.
Saat Eun Tak meninggal, ahjussi Goblin datang ke ruang teh untuk bertemu dengannya. Ahjussi menangis, "bagaimana aku bisa hidup tanpamu?". Setelah Eun Tak pergi, ahjussi menangis terisak, dia sedih untuk waktu yang lama, hujan juga turun lama. Bagaimana tidak, ahjussi Goblin yang sebelumnya hidup sendirian lalu bahagia karena akhirnya menemukan mempelainya. Mereka berpisah karena ahjussi meninggal, dia harus berjuang di gurun salju karena ingin kembali ke dunia untuk memenuhi janjinya dengan Eun Tak. Setelah bisa kembali ke dunia, dia baru saja bahagia karena Eun Tak bisa mengingatnya kembali, dan mereka sangat bahagia karena baru saja beberapa hari menikah. Sekarang, ahjussi harus kehilangan lagi orang yang sangat dicintainya. Ahjussi kembali kesepian untuk waktu yang sangat lama, kesepiannya berlanjut setelah adiknya (Sunny) dan sahabatnya (malaikat maut) juga harus pergi meninggalkan dunia.

Sekian.


-uciramda-

Adegan Tersedih di Drama Goblin

Saturday, February 11, 2017

Walaupun K-Drama Goblin sudah berakhir beberapa minggu yang lalu, saya belum bisa move on dari drama ini. Terlebih lagi karena ada episode spesialnya. Kali ini saya mau nulis adegan tersedih di drama Goblin.
Ini adegan di episode 1 Goblin, episode 1 tapi udah bikin mewek, hiks. Ji Eun Tak yang sudah bisa melihat roh halus sejak kecil, melihat roh ibunya yang baru saja meninggal. Ibunya datang menemui Eun Tak karena dia sedang berulang tahun yang ke-9 hari itu. Awalnya Eun Tak mengira itu adalah ibunya, tetapi setelah dia menyalakan lilin dan meniup korek apinya, dia menyadari bahwa yang dihadapannya saat itu adalah roh ibunya. Lagu Kim Kyung Hee (April Second) - And I'm Here dimainkan, Eun Tak menangis dan bertanya "Ibu apa kau sudah meninggal?". Adegan dan dialog disini benar-benar bikin nangis, Ibu Eun Tak menasehatinya dan mengatakan untuk jangan terlalu sering melihat mereka (roh halus). Eun Tak menjawab "Maafkan aku bu, bisa melihat mereka. Tapi aku bisa melihatmu, karena punya kemampuan bisa melihat mereka". Adegan ini diakhiri dengan menghilangnya Ibu Eun Tak dan tangisan Eun Tak sambil memanggil ibunya.
Dua episode terakhir benar benar menguras air mata. Di episode 15, saat Eun Tak di Kanada dia mengingat kembali kenangan bersama ahjussi. Semenjak ahjussi Goblin menjadi abu di episode 13, ingatan Eun Tak tentang ahjussi hilang. Wajahnya, kenangannya, serta janji mereka hilang dari ingatan Eun Tak. Selama 9 tahun, dia bingung dengan sakit di dadanya ketika hujan dan salju pertama turun. Dia seperti merindukan seseorang, tetapi tidak tau kenangan apa yang sudah dia lupakan. Ahjussi kembali, Eun Tak menemukan petunjuk tentang masa lalunya di Kanada. Di Kanada, ketika Eun Tak meletakkan daun maple di pinggiran air mancur, seketika itu juga dia mengingat kembali kenangan bersama ahjussi. Dia mengingat semua yang sudah di lupakan. Reffnya Sam Kim - Who Are You dimainkan, Eun Tak berlari mencari ahjussi lalu melihat lilin di depan suatu toko dan meniupnya. Dia menangis hingga terisak sambil berteriak "Bogoshipoooo T.T"
Masih di episode 15, di ruang teh malaikat maut (Lee Dong Wook). Seorang nenek baru saja meninggal, bertemu kembali dengan suaminya yang telah meninggal di medan perang 73 tahun lalu. Mereka berdua menangis. Malaikat maut yang menawarkan mereka duduk agar bisa saling bercerita menambah haru adegan ini. Nenek bertanya pada suaminya "Jadi dimana kau dimakamkan? Apa kau dimakamkan di tempat yang hangat?".
Di episode 16, saat Sunny ingin pergi dan meninggalkan surat cinta untuk disiarkan di radionya Eun Tak. Mereka (malaikat maut, Eun Tak, dan Goblin) yang mengira Sunny juga telah hilang ingatan sejak Goblin menjadi abu, ternyata mengingat semua kenangan pahit manis mereka. Sunny menahan rasa rindu dan sakitnya sendirian selama Eun Tak hilang ingatan. Ini sepenggal surat cinta Sunny yang bikin baper "Untuk seseorang yang mengira telah membuat pikiranku damai. Saat mata kita beradu, aku tau bahwa kau juga mengingat semuanya. Aku berdoa di kehidupan kita selanjutnya, penantian itu berlangsung singkat, sedangkan pertemuan berlangsung lama. Kita juga tidak perlu alasan untuk saling bertemu. Kita harus tetap mengingat nama masing masing, agar kita bisa saling menyapa saat tidak sengaja bertemu. Cinta kita akan selalu menjadi solusinya. Aku berdoa kita dapat bertemu seperti itu". Sebelum pergi, Sunny ingin bertemu malaikat maut dan menunggunya di jembatan, lalu mereka berpelukan dan mengucapkan selamat tinggal. Malaikat maut menangis terisak sambil memeluk lukisan Sunny di kamarnya. Itu hukuman yang bisa Sunny berikan kepadanya karena kisah cinta mereka yang begitu buruk di masa lalu.
Saat Eun Tak meninggal, ahjussi Goblin datang ke ruang teh untuk bertemu dengannya. Ahjussi menangis, "bagaimana aku bisa hidup tanpamu?". Setelah Eun Tak pergi, ahjussi menangis terisak, dia sedih untuk waktu yang lama, hujan juga turun lama. Bagaimana tidak, ahjussi Goblin yang sebelumnya hidup sendirian lalu bahagia karena akhirnya menemukan mempelainya. Mereka berpisah karena ahjussi meninggal, dia harus berjuang di gurun salju karena ingin kembali ke dunia untuk memenuhi janjinya dengan Eun Tak. Setelah bisa kembali ke dunia, dia baru saja bahagia karena Eun Tak bisa mengingatnya kembali, dan mereka sangat bahagia karena baru saja beberapa hari menikah. Sekarang, ahjussi harus kehilangan lagi orang yang sangat dicintainya. Ahjussi kembali kesepian untuk waktu yang sangat lama, kesepiannya berlanjut setelah adiknya (Sunny) dan sahabatnya (malaikat maut) juga harus pergi meninggalkan dunia.

Sekian.


-uciramda-
Tentang Daisy

Daisy adalah tempat kecil Suci menaruh kata-kata yang kadang terlalu malu untuk diucapkan. Blog ini berisi tentang pikiran dan perasaan yang lahir dari hari-hari biasa, kadang hangat, kadang sendu. Tanpa tau untuk siapa tulisan ini ditulis. Tapi Suci lega saat menulisnya. Mungkin diantara baris-baris ini ada yang bisa menemani letihmu juga. Terima kasih sudah berkunjung, selamat membaca 🤍

Tentang Suci

Perkenalkan aku Suci Ramdasari, penulis dari D A I S Y, seorang hamba yang menyimpan rasa dan cerita sehari-hari. Aku menulis blog ini sebagai tempat untuk mengekspresikan berbagai hal yang aku alami, rasakan, dan pikirkan. Baik dalam bentuk cerita pribadi atau catatan reflektif.

Di luar menulis, aku menikmati momen-momen kecil yang sering kali terlewatkan: secangkir cokelat hangat, daun yang jatuh, langit yang biru, atau percakapan sederhana yang membekas. Semuanya menjadi inspirasi tulisanku. Melalui blog ini, aku tidak sedang mencari kesempurnaan, tapi kejujuran. Aku percaya bahwa setiap tulisan adalah jejak yang bisa mempertemukan kita dengan versi diri yang lebih jujur. Dan lewat tulisan-tulisan itu aku bisa lebih mengenal diriku sedikit lebih baik.

Terima kasih telah berkunjung dan membaca. Semoga apa yang aku bagikan bisa memberi sedikit makna, kehangatan, atau mungkin teman disaat sunyi.

Salam,
Suci





Hello

Saturday, February 4, 2017

Tentang Daisy

Daisy adalah tempat kecil Suci menaruh kata-kata yang kadang terlalu malu untuk diucapkan. Blog ini berisi tentang pikiran dan perasaan yang lahir dari hari-hari biasa, kadang hangat, kadang sendu. Tanpa tau untuk siapa tulisan ini ditulis. Tapi Suci lega saat menulisnya. Mungkin diantara baris-baris ini ada yang bisa menemani letihmu juga. Terima kasih sudah berkunjung, selamat membaca 🤍

Tentang Suci

Perkenalkan aku Suci Ramdasari, penulis dari D A I S Y, seorang hamba yang menyimpan rasa dan cerita sehari-hari. Aku menulis blog ini sebagai tempat untuk mengekspresikan berbagai hal yang aku alami, rasakan, dan pikirkan. Baik dalam bentuk cerita pribadi atau catatan reflektif.

Di luar menulis, aku menikmati momen-momen kecil yang sering kali terlewatkan: secangkir cokelat hangat, daun yang jatuh, langit yang biru, atau percakapan sederhana yang membekas. Semuanya menjadi inspirasi tulisanku. Melalui blog ini, aku tidak sedang mencari kesempurnaan, tapi kejujuran. Aku percaya bahwa setiap tulisan adalah jejak yang bisa mempertemukan kita dengan versi diri yang lebih jujur. Dan lewat tulisan-tulisan itu aku bisa lebih mengenal diriku sedikit lebih baik.

Terima kasih telah berkunjung dan membaca. Semoga apa yang aku bagikan bisa memberi sedikit makna, kehangatan, atau mungkin teman disaat sunyi.

Salam,
Suci





Sudah nonton K-Drama Goblin episode 13? Waaaa jinjja chongmal bikin nangis pas di akhir episode T.T Eh by the way sudah nonton dramanya belum? Pemeran utama prianya Gong Yoo yang disebut sebut "ahjussi rasa oppa" memang membuat gempar cewek cewek yang menonton drama ini. Sedikit bukti yang pasti dengan kegilaan karena gantengnya si ahjussi rasa oppa itu adalah Aku, Tisa, dan Cici.

Awalnya aku nggak mau nonton drama ini, karena ada cerita di masa kerajaan dan aku nggak suka drama kerajaan gitu karena ahjussi atau oppanya jadi jelek, ntah rambutnya panjang atau di sanggul gitu, ah pokoknya nggak suka. Tetapi karena Tisa bilang rating drama ini tinggi, akhirnya aku nonton juga. Dan benar saja, ahjussi goblinnya benar benar memesona, wkwk.

Walaupun ceritanya nggak masuk akal, tapi tetap saja drama korea seperti ini menjadi favorit. Peran Gong Yoo si ahjussi rasa oppa disini membuat aku jatuh cinta wkwk. Yaa begitulah ketika ada drama korea baru, lalu si pemeran utama prianya ganteng dan memesona, pasti langsung jadi do'a untuk jodoh masa depan, terutama bagi cewek cewek yang butuh asupan oppa oppa ganteng hehe.

Nah yuk lihat betapa gantengnya ahjussi goblin versi pandanganku. Gambar di bawah ini sengaja aku print screen untuk posting di blog loh, check it out.

Waaa adegan ini nih, sewaktu ahjussi angkat payungnya lalu menatap Ji Eun Tak walaupun dia sudah berlalu dan jauh, ahjussi masih saja berbalik untuk menatapnya, adegan slow motion dan musik Crush - Beautiful di mainkan. Adegan ini nih yang bikin aku fall in love at the first sight sama ahjussi. What? wkwk (sadar cik sadar).

Ini sebenarnya yang paling nggak mungkin dan paling so sweet sih. Ahjussi akan datang ke tempat Eun Tak berada ketika dia hanya meniup api. Sebelum mereka menyadari itu, saat Eun Tak sedih dan meniup lilin ulang tahunnya, ahjussi tiba tiba saja muncul dengan membawa bunga gandum yang artinya kasih sayang. Sweet banget kan, aku sih yes.

Ketika Eun Tak dapat kartu kematiannya, ahjussi khawatir banget dan suruh dia untuk selalu tiup korek apinya kalau kalau ada bahaya. Dan Eun Tak selalu meniup koreknya walau bukan dalam bahaya, envy banget deh bisa gitu. Ketika Eun Tak rindu ahjussi dia meniup koreknya dan bilang "aku sangat merindukan ahjussi sampai rasanya aku tidak bisa bernafas, hidupku dalam bahaya sekali". Si ahjussi malah senyum senyum dan jawab "nado". Igi boya jinjja, ahjussi come to me please T.T

Semakin lama Drama Goblin semakin menarik. Tingkah ahjussi ketika galau, nangis, tertawa, malu malu, marah, dan khawatir membuat komplit drama ini.

 Ini waktu ahjussi dan malaikat maut bantuin Eun Tak yang lagi di culik sama rentenir. Ganteng euy.

 Waktu ahjussi selamatin Eun Tak karena dia hampir membunuh orang yang dia cintai dengan tangannya sendiri. Hiks

 Wajah malu malu ahjussi ketika Eun Tak bilang "ahjussi ku". Aaaaaa ahjussi (mata love love).
 

Ini nih episode 13 yang bikin nangis bombay T.T Sedihnya dimulai waktu ahjussi ajak Eun Tak piknik, trus bercanda dan tertawa berdua, sementara itu adalah seperti salam perpisahan dari ahjussi :( Waktu pedang di dada ahjussi sudah dicabut dan ahjussi akan menjadi debu, sedihnya jadi klimaks hiks. Sembari musik Kim Kyung Hee - And I'm Here di play ketika adegan ini, ahjussi bilang "bertemu denganmu adalah hadiah dalam hidupku. Aku akan datang lagi sebagai hujan, aku akan datang sebagai salju pertama. Aku akan memohon pada Yang Kuasa untuk mengizinkan melakukan itu". Eun Tak bilang "andwe :( saranghae". Ahjussi "Nado saranghae. Aku sudah mencintaimu sejak lama".
Sedih bangetttt, bikin nangis bombay, parah banget paraahhhh T.T Semoga ini drama nggak sad ending deh. Nggak bisa bayangin jadi Eun Tak hiks. 
-uciramda-

Sindrom Gong Yoo "Ahjussi Rasa Oppa"

Saturday, January 14, 2017

Sudah nonton K-Drama Goblin episode 13? Waaaa jinjja chongmal bikin nangis pas di akhir episode T.T Eh by the way sudah nonton dramanya belum? Pemeran utama prianya Gong Yoo yang disebut sebut "ahjussi rasa oppa" memang membuat gempar cewek cewek yang menonton drama ini. Sedikit bukti yang pasti dengan kegilaan karena gantengnya si ahjussi rasa oppa itu adalah Aku, Tisa, dan Cici.

Awalnya aku nggak mau nonton drama ini, karena ada cerita di masa kerajaan dan aku nggak suka drama kerajaan gitu karena ahjussi atau oppanya jadi jelek, ntah rambutnya panjang atau di sanggul gitu, ah pokoknya nggak suka. Tetapi karena Tisa bilang rating drama ini tinggi, akhirnya aku nonton juga. Dan benar saja, ahjussi goblinnya benar benar memesona, wkwk.

Walaupun ceritanya nggak masuk akal, tapi tetap saja drama korea seperti ini menjadi favorit. Peran Gong Yoo si ahjussi rasa oppa disini membuat aku jatuh cinta wkwk. Yaa begitulah ketika ada drama korea baru, lalu si pemeran utama prianya ganteng dan memesona, pasti langsung jadi do'a untuk jodoh masa depan, terutama bagi cewek cewek yang butuh asupan oppa oppa ganteng hehe.

Nah yuk lihat betapa gantengnya ahjussi goblin versi pandanganku. Gambar di bawah ini sengaja aku print screen untuk posting di blog loh, check it out.

Waaa adegan ini nih, sewaktu ahjussi angkat payungnya lalu menatap Ji Eun Tak walaupun dia sudah berlalu dan jauh, ahjussi masih saja berbalik untuk menatapnya, adegan slow motion dan musik Crush - Beautiful di mainkan. Adegan ini nih yang bikin aku fall in love at the first sight sama ahjussi. What? wkwk (sadar cik sadar).

Ini sebenarnya yang paling nggak mungkin dan paling so sweet sih. Ahjussi akan datang ke tempat Eun Tak berada ketika dia hanya meniup api. Sebelum mereka menyadari itu, saat Eun Tak sedih dan meniup lilin ulang tahunnya, ahjussi tiba tiba saja muncul dengan membawa bunga gandum yang artinya kasih sayang. Sweet banget kan, aku sih yes.

Ketika Eun Tak dapat kartu kematiannya, ahjussi khawatir banget dan suruh dia untuk selalu tiup korek apinya kalau kalau ada bahaya. Dan Eun Tak selalu meniup koreknya walau bukan dalam bahaya, envy banget deh bisa gitu. Ketika Eun Tak rindu ahjussi dia meniup koreknya dan bilang "aku sangat merindukan ahjussi sampai rasanya aku tidak bisa bernafas, hidupku dalam bahaya sekali". Si ahjussi malah senyum senyum dan jawab "nado". Igi boya jinjja, ahjussi come to me please T.T

Semakin lama Drama Goblin semakin menarik. Tingkah ahjussi ketika galau, nangis, tertawa, malu malu, marah, dan khawatir membuat komplit drama ini.

 Ini waktu ahjussi dan malaikat maut bantuin Eun Tak yang lagi di culik sama rentenir. Ganteng euy.

 Waktu ahjussi selamatin Eun Tak karena dia hampir membunuh orang yang dia cintai dengan tangannya sendiri. Hiks

 Wajah malu malu ahjussi ketika Eun Tak bilang "ahjussi ku". Aaaaaa ahjussi (mata love love).
 

Ini nih episode 13 yang bikin nangis bombay T.T Sedihnya dimulai waktu ahjussi ajak Eun Tak piknik, trus bercanda dan tertawa berdua, sementara itu adalah seperti salam perpisahan dari ahjussi :( Waktu pedang di dada ahjussi sudah dicabut dan ahjussi akan menjadi debu, sedihnya jadi klimaks hiks. Sembari musik Kim Kyung Hee - And I'm Here di play ketika adegan ini, ahjussi bilang "bertemu denganmu adalah hadiah dalam hidupku. Aku akan datang lagi sebagai hujan, aku akan datang sebagai salju pertama. Aku akan memohon pada Yang Kuasa untuk mengizinkan melakukan itu". Eun Tak bilang "andwe :( saranghae". Ahjussi "Nado saranghae. Aku sudah mencintaimu sejak lama".
Sedih bangetttt, bikin nangis bombay, parah banget paraahhhh T.T Semoga ini drama nggak sad ending deh. Nggak bisa bayangin jadi Eun Tak hiks. 
-uciramda-

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...