Ikhlas

Thursday, March 9, 2017

photo source : pinterest 

Ikhlas. Kata sederhana yang sulit untuk dilaksanakan.

Beberapa hari yang lalu, saya di chat oleh teman kuliah saya, Andi. Katanya dia sedang suntuk, singkat cerita, saya menyebutkan ciri ciri calon jodoh yang saya doakan. Andi membalas "Kasihan dong kalau jodoh yang datang nggak seperti itu". Tanpa pikir panjang saya spontan membalas "Harapannya begitu, tapi kalau jodohnya beda yaa sabar aja. Kadang kenyataan tak sesuai harapan". "Udah belajar ilmu ikhlas sekarang Ci?", kata Andi. Ketika membaca balasan chatnya, saya terdiam dan berfikir, ternyata saya bisa seikhlas itu. 

Seketika itu juga saya teringat tentang Ustad yang mengajarkan Alif di buku Negeri 5 Menara, bahwa ikhlas itu perlu untuk di ucapkan 'saya ikhlas'. Meski sebenarnya hati kita tidak ikhlas, tetapi ketika kita coba untuk menyebutkannya. Ternyata itu bisa menenangkan hati kita. Begitulah yang diajarkan oleh Ustad kepada Alif. 

Saya berharap, di kehidupan saya yang sekarang, saya bisa lebih ikhlas. Ketika kenyataan tak sesuai dengan yang saya harapkan. Saya bisa mengatakan "saya ikhlas dengan apa yang Allah tentukan untuk hidup saya".


-uciramda-

2 comments:

  1. "Lah ikhlas gua kak, lu yang ndak picayo" < iko artinyo kak? wkwk

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...