Tenzing Norgay

Saturday, April 15, 2017

Sudah pernah dengar atau baca kisah Sir Edmund Hillary si penakluk puncak gunung Everest dan Tenzing Norgay si pemandunya belum? Saya baru dengar kisahnya beberapa hari yang lalu dari seorang pemateri training.

Sir Edmund Hillary adalah seseorang yang bermimpi ingin menjadi orang pertama yang akan menginjakkan kakinya di puncak Gunung Everest. Dia ingin mewujudkan mimpinya dan mengajak Tenzing Norgay yang tinggal di dekat Gunung Everest untuk menjadi pemandunya. Akhirnya Sir Edmund Hillary bisa mencapai puncak Gunung Everest dan menancapkan bendera kebangsaannya disana. Setelah mereka turun, banyak wartawan yang menanti mereka, sebagian besar wartawan terfokus pada Sir Edmund Hillary, dan ada satu wartawan yang bertanya pada Tenzing Norgay "Mengapa bukan anda yang disebut sebagai orang pertama? Karena tentunya sebagai pemandu anda pasti berjalan di depan". Tenzing Norgay menjawab "Sebelum beberapa langkah menuju puncak Gunung Everest, saya mempersilahkan Edmund Hillary untuk jalan di depan. Karena itu adalah impian Edmund Hillary, bukan impian saya. Impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan dia meraih impiannya".

Lalu yang bisa diambil dari kisah ini apa?

Bahwa untuk bisa menggapai suatu impian, pasti kita membutuhkan dukungan dari orang lain. Seperti Tenzing Norgay yang berarti orang yang ada dibalik kesuksesan orang lain. Setiap kita (manusia), sederhananya saja pasti sudah menjadi Tenzing Norgaynya orang tua kita.

Ketika sudah dewasa, sudah bisa bermimpi, lalu siapakah yang menjadi Tenzing Norgay kita? Orang tua, teman, sahabat, atau kekasih? Ingatlah, bahwa selalu ada dukungan dari orang disekitar kita mengapa kita harus tetap berjuang.


-uciramda-

1 comment:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...