She Was Pretty

Monday, December 7, 2015

Aku suka drama korea ini, hmm maksudku sangat sukaa. Banyak drama korea yang bagus alur ceritanya, tetapi banyak endingnya yang mengecewakan menurutku. Memang happy ending, tetapi happy ending yang ngambang dan kurang jelas, sehingga aku sedikit kecewa kalau sudah menonton drama korea yang seperti itu. Tapi She Was Pretty menurut ku kereennnnnn (y). Drama korea yang sebelumnya juga membuat ku jatuh cinta karena ending yang jelas dan tidak ngambang adalah It's Okay That's Love
Yang membuat aku begitu suka drama ini adalah drama ini mampu membahas hal yang memang terjadi di dunia nyata, yaitu friendship, family, love, and passionCheck this out!


Kim Hye-jin (Hwang jung-eum) yang terjebak harus bekerja di tim redaksi majalah Most korea karena ketidak sengajaan. Dia bekerja dengan orang - orang yang memiliki passion di dunia fashion dan menulis. Hye-jin kecil juga sempat bercita - cita untuk menjadi seorang penulis dongeng, lalu dia berkesempatan untuk menulis sebuah artikel tentang dongeng di majalah Most. Most akan di tutup jika rating penjualan mereka tidak berada di peringkat satu. Lalu untuk membuat Most berada di peringkat satu, orang - orang di belakang majalah lah (tim redaksi) yang akan bekerja keras. Mereka begadang, mencari ide, mencari informasi agar isi majalah mereka bisa diminati oleh pembaca. Ide mereka untuk perayaan ulang tahun Most adalah merubah sudut pandang, membuat dunia terlihat berbeda, kalau sorot lampunya di rubah, pemeran pendukung bisa menjadi pemeran utama. Seperti bintang yang bisa bersinar di malam hari, mereka membutuhkan langit yang gelap untuk dapat bersinar bukan? Tim redaksi bekerja penuh semangat dan rasa takut akan gagal pun juga mereka rasakan. Lalu Kim Ra Ra (Pemred Most) berkata "berhentilah begitu terobsesi akan ditutup, kita tak pernah tau keajaiban kecil mungkin akan muncul". (kereennnnn, bahkan quote pun banyak di ucapkan di drama ini)

Karakter hye jin yang lucu, baik hati, dan sedikit lugu membuat drama ini bergenre komedi romantis. Ketika berada di tim redaksi Most, Hye-jin bekerja sebagai anggota dari sahabat masa kecilnya Ji Sung-Joon (Park Seo-joon). Namun Sung-joon tidak mengetahui bahwa Hye-jin lah sahabat yang dia cari selama 15 tahun ini. Karena Hye-jin merasa bahwa Sung-joon akan terkejut jika melihat keadaannya saat ini. Jelek, rambut keriting, dan pipi merah. Lalu Hye-jin menyuruh sahabatnya yang cantik Min Ha-ri (Go Joon-hee) untuk berpura-pura menjadi dirinya. Persahabatannya dengan Ha-ri sedari kecil hampir hancur, karena Ha-ri yang terjebak jatuh cinta pada Sung-joon. Tetapi  mereka berdua saling menyayangi, mereka tidak ingin kehilangan satu sama lain. Hye-jin awalnya tidak ingin bersama Sung-joon karena tidak ingin melihat Ha-ri sedih jika mereka bersama. Namun Ha-ri tidak menerima jika Hye-jin tidak bersama dengan Sung-joon. Karena dia tau, mereka saling menyukai, Ha-ri mengatakan bahwa Hye-jin seharusnya bersama Sung-joon. Karena Hye-jin lah yang ditunggu Sung-joon 15 tahun ini. Persahabatan yang so sweet menurutku :)

Sung-joon mengetahui bahwa Hye-jin yang di kantornyalah sahabat masa kecilnya. Dia benar-benar merindukan sahabatnya, dan takut untuk kehilangan Hye-jin lagi. Karena di kantor ada seseorang yaitu Kim Shin-hyuk (Choi Siwon) yang juga suka pada Hye-jin. Mereka berdua sama-sama frontal dan jujur dengan perasaan mereka pada Hye-jin. Seperti Shin-hyuk yang mengatakan pada Hye-jin "kalau kau ragu-ragu dan tidak bisa datang padanya, maka datanglah padaku". (aaakkkk sosweettt) 
Dan Sung-joon yang melamar Hye-jin segera setelah Most berada pada peringkat satu. Namun Most berada ditingkat satu bukan sepenuhnya karena Sung-joon. Jadi dia menjelaskan pada Hye-jin untuk bersabar karena dia harus kembali ke Amerika untuk mengurus sesuatu. Dan Hye-jin ingin mencoba ikut bergabung menjadi penulis dongeng selama setahun. (mereka sama-sama menggapai mimpi masing-masing, dan saling menunggu. Seperti cinta dalam ikhlas? lebih kurang begitu). Akhirnya Sung-joon melamar hye-jin dengan cara yang sederhana namun romantis, dia mengatakan "sebelum bertemu denganmu, aku tidak tahu bisa hidup bahagia di dunia ini. Aku ingin kau merasa bahagia seumur hidupmu. Hye-jin, maukah kau menikah denganku 1 tahun lagi?" (sosweetttnyaaaa T.T, adek kapan dilamar bang? ehh #bukankode haha)

Dan di endingnya akan ada 2 karakter yang baru akan terungkap di akhir cerita. Hye-jin dan sung-joon menikah dan memiliki seorang anak. Dan seperti yang di bilang Hye-jin di ending bahwa “pemeran utama itu tidak hanya ada di film dan drama saja. Tapi juga di kehidupan nyata. Dan ada juga pemeran pendukungnya. Tapi sekarang pikiranku berubah, mungkin akulah yang memilih untuk menjadi pemeran pendukung. Dulu aku menyalahkan takdir, atas jalan hidupku.  Tapi bukankah aku sendiri yang mematikan lampu sorot yang menyinariku. Mereka bilang hidup bukanlah sebuah dongeng. Tapi meski seperti anak kecil, dan seperti orang bodoh. Bagaimana dengan impian tentang hidup seperti sebuah dongeng? Kalau kau tidak mematikan lampu sorotnya. Dan kau tidak menyerah pada mimpimu. Mungkin suatu saat hidup yang lebih dari sebuah dongeng, akan terjadi”.

1 comment:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...